Senin, 22 Jun 2026 05:04 WIB

Harapan Gus Maksum di Balik Pelantikan Pejabat Struktural Unisla Lamongan

Gus Maksum, Pengasuh Ponpes Langitan, Tuban saat menghadiri pelantikan struktural Unisla Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Gus Maksum, Pengasuh Ponpes Langitan, Tuban saat menghadiri pelantikan struktural Unisla Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com – KH. Muhammad Maksum Faqih, Pengasuh Ponpes Langitan Tuban sekaligus Pembina YPPTI Sunan Giri Lamongan, memiliki harapan besar terhadap Universitas Islam Lamongan (Unisla) agar terus bertransformasi menjadi kampus terdepan.

Hal itu ia sampaikan dalam acara pelantikan tujuh pejabat struktural Unisla pada Jumat (26/9/2025) siang.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

“Semoga Unisla tetap amanah dalam mendidik anak-anak bangsa ini dengan baik. Unisla harus menjadi kampus terdepan, inovatif, sekaligus religius,” ujar Gus Maksum.

Ia juga berpesan kepada Rektor Unisla dan pengurus yayasan agar tidak berhenti menciptakan terobosan baru. Menurutnya, inovasi yang terus dilakukan akan membuat Unisla semakin dipercaya masyarakat.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

“Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang yakin dan memilih kampus kita ini untuk menyekolahkan anaknya,” tambahnya.

Dalam pelantikan tersebut, Sugeng Dwi Hartantyo resmi menjabat sebagai Wakil Rektor I, sedangkan Ayu Dian Ningtias dipercaya menjadi Ketua Senat Unisla periode 2025–2028. Momen ini diharapkan mampu memperkuat visi Unisla dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, religius, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Rektor Unisla H. Abdul Ghofur menegaskan bahwa perubahan pejabat struktural merupakan dinamika wajar di perguruan tinggi. Sebagian dosen yang sebelumnya menjabat harus mengundurkan diri karena melanjutkan studi doktoral (S3) di berbagai perguruan tinggi melalui program beasiswa.

“Ini hal yang biasa. Ada yang mengundurkan diri, ada juga yang diterima melanjutkan S3 dengan beasiswa. Karena itu hukumnya wajib meninggalkan jabatan agar bisa digantikan dosen lain. Jadi, ini bagian dari penyegaran organisasi,” jelasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.