Minggu, 07 Jun 2026 22:15 WIB

Target PAD Dari Sektor PBB di Jember Seret, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 26 Sep 2025 11:27 WIB
Foto : RDP Komisi C DPRD dengan Bapenda Jember terkait PBB (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : RDP Komisi C DPRD dengan Bapenda Jember terkait PBB (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Jember masih tidak sesuai target. Diduga hal ini dikarenakan banyak oknum bermain uang yang telah disetorkan oleh masyarakat kena pajak. Data dari Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, target perolehan PAD dari sektor PBB mencapai total Rp83 Miliar. Namun hingga bulan Agustus masih diperoleh Rp22 Miliar.

Dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi C DPRD Jember, pendapatan PBB masih jauh dibawah target lantaran banyak oknum kepala desa, perangkat desa atau Ketua RT/RW yang bermain dengan uang PBB.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

"Ini sudah membayar masyarakat. Contoh di beberapa desa mereka (bayar) melalui perangkat desa, baik RT/RW atau kasun mereka sudah menarik pajak ke masyarakat dan membayar, tapi oleh oknum kepala desa ini tidak terbayarkan. Ini fakta yang terjadi," kata Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, Jumat (26/9/2025).

Selaman ini DPRD banyak menerima laporan dari masyarakat yang sudah membayar pajak dan belum dilaporkan ke Bapenda. Kejadian ini, selalu terjadi setiap tahun.

"Artinya disini, banyak oknum kepala desa yang rakyatnya bayar, tapi tidak disampaikan. Mungkin nanti bisa mencari data inspektorat, karena sudah monitoring. Selalu monev dengan kejaksaan," ungkapnya.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Komisi C DPRD Jember menyarankan agar pihak terkait membersihkan pemangku kebijakan yang mengambil hak dari masyarakat.

"ini harus betul-betul di bersihkan. Jangan enak-enakan. karena kalau tidak ada kepastian yang kita berikan kepada mereka, pasti akan terus seperti ini," tegasnya.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Sementara itu, Kepala Bapenda Jember, Achmad Imam Fauzi membenarkan terkait persoalan tersebut. Mereka banyak menemukan kejadian warga yang sudah membayar pajak tapi ditagih lagi.

"Fakta memang di lapangan banyak pengaduan, ada masukan juga dari jaksa pengacara negara untuk menertibkan itu. Jadi memang peralihan hak menjadi hal urgent," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.