Jumat, 24 Jul 2026 23:32 WIB

Target PAD Dari Sektor PBB di Jember Seret, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 26 Sep 2025 11:27 WIB
Foto : RDP Komisi C DPRD dengan Bapenda Jember terkait PBB (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : RDP Komisi C DPRD dengan Bapenda Jember terkait PBB (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Jember masih tidak sesuai target. Diduga hal ini dikarenakan banyak oknum bermain uang yang telah disetorkan oleh masyarakat kena pajak. Data dari Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, target perolehan PAD dari sektor PBB mencapai total Rp83 Miliar. Namun hingga bulan Agustus masih diperoleh Rp22 Miliar.

Dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi C DPRD Jember, pendapatan PBB masih jauh dibawah target lantaran banyak oknum kepala desa, perangkat desa atau Ketua RT/RW yang bermain dengan uang PBB.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Ini sudah membayar masyarakat. Contoh di beberapa desa mereka (bayar) melalui perangkat desa, baik RT/RW atau kasun mereka sudah menarik pajak ke masyarakat dan membayar, tapi oleh oknum kepala desa ini tidak terbayarkan. Ini fakta yang terjadi," kata Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, Jumat (26/9/2025).

Selaman ini DPRD banyak menerima laporan dari masyarakat yang sudah membayar pajak dan belum dilaporkan ke Bapenda. Kejadian ini, selalu terjadi setiap tahun.

"Artinya disini, banyak oknum kepala desa yang rakyatnya bayar, tapi tidak disampaikan. Mungkin nanti bisa mencari data inspektorat, karena sudah monitoring. Selalu monev dengan kejaksaan," ungkapnya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Komisi C DPRD Jember menyarankan agar pihak terkait membersihkan pemangku kebijakan yang mengambil hak dari masyarakat.

"ini harus betul-betul di bersihkan. Jangan enak-enakan. karena kalau tidak ada kepastian yang kita berikan kepada mereka, pasti akan terus seperti ini," tegasnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Sementara itu, Kepala Bapenda Jember, Achmad Imam Fauzi membenarkan terkait persoalan tersebut. Mereka banyak menemukan kejadian warga yang sudah membayar pajak tapi ditagih lagi.

"Fakta memang di lapangan banyak pengaduan, ada masukan juga dari jaksa pengacara negara untuk menertibkan itu. Jadi memang peralihan hak menjadi hal urgent," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.