Senin, 22 Jun 2026 20:31 WIB

Festival Ancak Agung Jember Pecahkan Rekor MURI, Arak 449 Gunungan Hasil Bumi

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 25 Sep 2025 15:00 WIB
Festival Ancak Agung Jember pecahkan rekor MURI. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Festival Ancak Agung Jember pecahkan rekor MURI. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Festival Ancak Agung yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember dengan 449 gunungan hasil bumi berhasil pecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Festival Ancak Agung di Jember tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: Pemkab Jember Yakin KA Pandalungan 2 Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Ratusan ancak gunungan hasil bumi diarak dari depan KFC Jalan Gajah Mada menuju Alun-alun Jember, diikuti segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, pemerintah desa dan stakeholder lainnya.

Representatif MURI, Sri Widayati, mengatakan kegiatan yang digagas oleh Pemkab Jember yang spektakuler sangat diapresiasi.

"Kami menyebutnya gunungan, tapi di Jember namanya ancak. Dari hasil hitungan, ada 449 ancak yang diparadekan masyarakat ke Alun-Alun. Jumlah ini menumbangkan rekor sebelumnya di Kabupaten Demak dengan 99 gunungan,” katanya.

Sri menyebut, pencapaian Jember kali ini langsung tercatat sebagai rekor resmi MURI yang ke-12.400. Atas keberhasilan itu, piagam penghargaan diserahkan kepada pemrakarsa sekaligus penyelenggara, yakni Pemkab Jember.

“Hari ini kami umumkan dan sahkan bahwa Parade Ancak dengan 449 gunungan ini resmi masuk dalam catatan MURI,” tegasnya.

Baca Juga: Gus Fawait Kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji

Menurut Sri, parade ini tidak hanya sekadar pertunjukan budaya, melainkan juga sarat makna spiritual. Sebab, tradisi ancak merupakan wujud syukur masyarakat atas limpahan rezeki dari Allah SWT. 

“Parade atau kirab ancak ini adalah warisan nenek moyang kita. Tidak hanya sekadar arak-arakan, tetapi bentuk syukur atas rezeki yang diberikan,” jelasnya.

Setelah diparadekan, ratusan ancak berisi hasil bumi dan makanan itu dibagikan kepada masyarakat. Sri menilai hal ini menambah nilai luhur dari tradisi tersebut karena mengandung makna berbagi dan sedekah. 

"Jadi ini mengandung nilai luar biasa sekali,” uangkapnya.

Baca Juga: Seleksi Dirut Perumdam Tirta Pandalungan Jember Diulang

Pihak MURI menegaskan, pencapaian Jember ini tidak hanya diakui sebagai rekor nasional, melainkan juga akan dikukuhkan sebagai rekor dunia. 

Hal ini mengingat parade ancak memiliki kekhasan yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Jember.

“Karena parade ini mengandung nilai budaya sekaligus kearifan lokal, maka MURI tidak hanya mencatat sebagai rekor nasional, tapi juga akan mengukuhkan sebagai rekor dunia,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.