Senin, 22 Jun 2026 07:42 WIB

Lulus Sekolah Orang Tua Hebat 2, Ibu-ibu di Ngampel Kota Kediri Makin Pede Asuh Anak

  • Penulis :
  • | Rabu, 24 Sep 2025 16:50 WIB
Wisuda ibu-ibu Sekolah Orang Tua Hebat 2. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Wisuda ibu-ibu Sekolah Orang Tua Hebat 2. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 17 ibu muda di Kelurahan Ngampel, Kota Kediri resmi diwisuda dalam Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) BKB Dahlia Angkatan 2, Rabu (24/9/2025). Ini bukan pembelajaran akademik, melainkan satu hal yang jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: menjadi orang tua hebat bagi buah hati mereka.

Program yang berlangsung sejak 8 Agustus hingga 12 September 2025 ini diikuti oleh 17 peserta, satu ibu hamil dan 16 ibu balita. Setiap Jumat pagi, mereka berkumpul untuk belajar bersama, saling berbagi cerita, hingga mencoba simulasi pola asuh yang aplikatif.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Materi dimulai dari penanganan 1000 Hari Pertama Kehidupan, yaitu periode kritis yang dimulai sejak janin terbentuk di dalam kandungan (sekitar 270 hari) hingga anak berusia dua tahun (730 hari), lalu Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk kesehatan reproduksi dan program KB yang cocok. Tidak cuma teori, tapi ada praktik yang menyenangkan.

Kepala Kelurahan Ngampel Mohammad Subagya menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta. Dia yakin dari program ini, akan membentuk orang tua-orang tua hebat, yang melahirkan anak-anak hebat pula.

“Dari orang tua yang hebat pasti terbentuk anak yang hebat. Kita menghadapi Indonesia Emas 2045, dan pembentukan generasi itu dimulai dari rumah. Selamat untuk seluruh peserta yang sudah lulus SOTH BKB Ngampel,” ucapnya penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri Arief Cholisudin Yuswanto, S.STP, MM. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Panjenengan sudah kompak dan berhasil lulus di SOTH 2 ini. Tahun depan akan kita buka kembali dari strata awal ya, supaya semakin banyak orang tua yang memahami pola asuh anak. Semoga ilmu yang njenengan peroleh bisa ditularkan kepada tetangga, saudara, dan masyarakat sekitar,” pesannya.

“Bukan tidak mungkin anak-anak kita kelak bisa jadi pemimpin bangsa, seperti sekarang Wali Kota (Kediri) kita Mbak Vinanda Prameswati yang masih berusia 27 tahun. Nanti 20 tahun ke depan bisa jadi giliran anak-anak kita,” tambahnya.

Tak hanya di Kelurahan Ngampel, DP3AP2KB juga mendorong program non-formal yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini untuk bisa digelar di seluruh kelurahan di Kota Kediri. Agar semakin banyak ibu-ibu muda yang mampu melahirkan anak-anak hebat yang kelak bisa menjadi pemimpin bangsa.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Sementara itu bagi para peserta, pengalaman ini menjadi lebih dari sekadar pelatihan. Mirana Putri, salah satu wisudawati, mengaku mendapatkan perubahan besar dalam dirinya. Kini dia makin percaya diri dan tenang dalam menghadapi perilaku anak yang kadang menguras emosinya.

“Program ini bukan hanya seminar atau pelatihan biasa, tapi wadah supportif untuk tumbuh bersama. Materinya tidak hanya teori, tapi juga contoh dan simulasi yang bisa langsung saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya jadi lebih tenang dan percaya diri menghadapi perilaku anak yang kadang menguras emosi,” ceritanya.

Wisuda ini menjadi penutup yang manis sekaligus awal perjalanan baru bagi para ibu di Ngampel. Dari ruang belajar sederhana setiap Jumat pagi, lahir harapan besar: menghadirkan orang tua hebat, membesarkan anak-anak hebat, dan menyiapkan generasi masa depan yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.