Senin, 22 Jun 2026 06:38 WIB

15 Penerima Bansos di Kota Kediri Ajukan Reaktivasi Usai Dicoret karena Indikasi Judol

  • Penulis :
  • | Senin, 22 Sep 2025 19:15 WIB
Ilustrasi antrean penerima bansos di Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Ilustrasi antrean penerima bansos di Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Sosial RI resmi mencabut hak penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat praktik judi online. Ada 467 keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/sembako di Kota Kediri terdampak kebijakan ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, menjelaskan pencabutan bansos dilakukan berdasarkan hasil verifikasi Kementerian Sosial bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menemukan adanya aktivitas judi online di rekening penerima bansos.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Paulus menegaskan, masyarakat yang merasa tidak pernah terlibat dalam praktik judi online tetapi namanya dicoret, dapat mengajukan klarifikasi melalui kelurahan, pendamping PKH, atau langsung ke Dinas Sosial Kota Kediri.

Terbaru ada 15 penerima bansos mengajukan upaya ini. Mereka memastikan yang sebagian besar berasal desil 1 dan 2, termasuk kategori miskin ekstrem mengaku identitasnya digunakan oleh pihak lain.

“Sebagai tindak lanjut, Kementerian Sosial memberikan arahan agar dilakukan reaktivasi bansos bagi warga yang terbukti tidak terlibat judi online. Saat ini sudah ada 15 penerima yang mengajukan reaktivasi, sebagian besar berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya desil 1 dan 2 yang termasuk kategori miskin ekstrem,” ungkap Paulus, Senin (22/9/2025).

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Mekanisme reaktivasi hanya dapat dilakukan satu kali. Penerima melapor melalui pendamping PKH, mengisi formulir klarifikasi dengan tanda tangan penerima, pendamping, dan pihak Dinas Sosial, melampirkan foto rumah tampak depan, lalu diverifikasi langsung melalui pendekatan door to door.

Hasil penelusuran menunjukkan sebagian besar penerima yang dicoret ternyata tidak terlibat langsung judi online, melainkan identitasnya dipinjam pihak lain.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Paulus menambahkan, saat ini terdapat 28.718 penerima bansos di Kota Kediri, baik melalui PKH maupun BPNT/sembako. Ia mengingatkan agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya, seperti kebutuhan pangan pokok, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan bansos, melindungi data pribadi, serta menjauhi judi online dalam bentuk apapun. Jika terbukti terlibat, bansos akan dihapus secara permanen,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.