Rabu, 17 Jun 2026 18:15 WIB

Pemuda Pancasila dan Grib Jaya di Lamongan Kompak Tolak Praktik Premanisme

Foto: Audiensi Bakesbangpol Lamongan dengan ormas PP dan Grib Jaya setempat. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Audiensi Bakesbangpol Lamongan dengan ormas PP dan Grib Jaya setempat. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Isu praktik premanisme ditanggapi serius oleh dua organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila dan Grib Jaya di Kabupaten Lamongan.

Kedua ormas tersebut bertemu dalam audiensi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamongan yang khusus menyikapi aksi dan praktik-praktik premanisme.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Audiensi tersebut juga tindak lanjut dari sejumlah aduan terkait penyimpanan tugas pokok dan fungsi lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun ormas yang berdampak pada kondusifitas masyarakat.

Juru Bicara, Pemuda Pancasila dan Grib Jaya Lamongan, Yoyok Eko Prasetyo menegaskan bahwa dengan audiensi ini pihaknya siap berkolaborasi khususnya dalam tujuan menjaga keberlangsungan pembangunan daerah.

“Kami menentang keberadaan oknum atau kelompok yang mengatasnamakan LSM maupun Ormas tetapi menyalahgunakan tugas dan fungsinya untuk keuntungan pribadi dengan cara mengintimidasi,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Yoyok menyebut fenomena penyimpangan oknum yang mencatut nama LSM atau ormas tidak bisa dibiarkan karena berpotensi memecah belah masyarakat.

“Kami hanya ingin menjaga kondusifitas Lamongan. Semua pihak perlu mengedepankan musyawarah dan menjauhkan diri dari tindakan yang dapat merugikan masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Bakesbangpol Lamongan, Dianto Hari Wibowo menyampaikan selama ini pihaknya terus melakukan pembinaan LSM dan Ormas. Bahkan diatur jauh dalam UU Ormas 2017 maupun SK Bupati.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

“Sebetulnya, banyak Ormas yang berperan besar membantu pemerintah daerah. Hanya saja gaungnya kadang kalah dengan oknum yang menimbulkan keresahan di masyarakat," pungkasnya.

Audiensi Bakesbangpol Lamongan dengan ormas PP dan Grib Jaya setempat. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.