Kamis, 18 Jun 2026 17:35 WIB

Pengaduan ke OJK Jember Naik Signifikan, Didominasi Kasus Eksekusi Jaminan

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 19 Sep 2025 15:20 WIB
Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengaduan konsumen ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember mengalami peningkatan signifikan. Mayoritas aduan terkait eksekusi jaminan pinjaman atau penyitaan.

Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, menyebutkan pada 2023 tercatat lebih dari 700 kasus pengaduan. Angka itu meningkat menjadi lebih dari 1.000 kasus pada 2024. Sementara hingga pertengahan September 2025, sudah ada 794 pengaduan yang diperkirakan akan menembus angka 1.000 kasus.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Selain persoalan sita jaminan, banyak juga keluhan masyarakat mengenai data riwayat pinjaman di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Masalah ini biasanya muncul karena masyarakat tidak menyadari pernah memiliki tunggakan, sehingga tercatat kredit macet.

Di sisi lain, ada beberapa faktor penyebab debitur kreditnya macet, di antaranya kesulitan ekonomi, manajemen keuangan buruk, beban hutang berlebihan, kurang kesadaran membayar dan faktor eksternal lainnya.

Sementara dari sisi Lembaga Jasa Keuangan (LJK), permasalahan muncul karena kurang hati-hati dalam menjalankan prosedur, tidak disiplin menerapkan SOP, dan lemahnya analisis kredit.

“Kalau analisisnya kurang, dampaknya bisa terjadi kredit bermasalah,” jelas Mufid, Kamis (18/9/2025).

Mufid menegaskan, setiap laporan pengaduan ditangani melalui mekanisme penyelesaian internal atau internal dispute resolution. Dalam mekanisme ini, LJK diwajibkan menyelesaikan persoalan langsung dengan konsumennya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Pengaduan biasanya muncul karena konsumen kesulitan membayar kredit. Saat LJK melakukan eksekusi jaminan, proses inilah yang kerap menimbulkan sengketa,” terangnya.

Jika masalah hanya terkait operasional, OJK mendorong penyelesaian internal. Namun bila ditemukan pelanggaran atau indikasi kecurangan, kasus tersebut bisa diproses secara pidana.

“OJK melihat akar persoalannya. Keadilan hukum dilihat secara komprehensif,” tegas Mufid.

OJK Jember tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga aktif melakukan pengawasan. Pengawasan dilakukan secara tidak langsung melalui laporan bulanan, maupun langsung dengan pemeriksaan ke kantor LJK.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Meski jumlah pengaduan meningkat, Mufid menilai kondisi LJK di wilayah kerja OJK Jember yang meliputi Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang secara umum masih baik.

“Walaupun ada satu-dua kasus penyimpangan, secara umum kondisi perusahaan di wilayah kerja kami masih bagus,” ujarnya.

Mufid menekankan pentingnya evaluasi berkala agar kualitas layanan LJK meningkat sekaligus menekan jumlah pengaduan dari masyarakat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.