Jumat, 19 Jun 2026 08:08 WIB

Gen-Z UM Surabaya Gaungkan Kebebasan Lewat Layang-Layang di MOX 2025

Rektor UM Surabaya, Mundakir, bersama jajaran menerbangkan layang-layang bersama ribuan mahasiswa baru dalam pembukaan Masa Orientasi (MOX) 2025. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)
Rektor UM Surabaya, Mundakir, bersama jajaran menerbangkan layang-layang bersama ribuan mahasiswa baru dalam pembukaan Masa Orientasi (MOX) 2025. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)

jatimnow.com – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menggelar pembukaan Masa Orientasi (MOX) 2025 dengan cara yang unik dan kreatif. Ribuan mahasiswa baru dari kalangan Gen-Z memeriahkan acara dengan menerbangkan layang-layang sebagai simbol kebebasan dan keberanian dalam menyampaikan aspirasi. Acara ini berlangsung di halaman UM Surabaya pada Rabu (17/9/2025).

Rektor UM Surabaya, Mundakir, menjelaskan bahwa layang-layang dipilih sebagai media ekspresi untuk memberikan pesan kepada mahasiswa agar berani bermimpi setinggi mungkin tanpa batas.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

"Simbol layangan ini kita ingin memberikan pesan kepada mahasiswa untuk bebas bermimpi sebebas-bebasnya, setinggi-tingginya, tanpa batas, apapun yang diinginkan bisa dilakukan seperti layang-layang bisa terbang kemanapun," ujarnya.

Selain menerbangkan layang-layang, MOX 2025 juga menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari mahasiswa baru UM Surabaya. Di antaranya adalah Moch. Samsuri, penerima beasiswa difabel yang baru memulai kuliah di usia 37 tahun, Yulius Kegou, mahasiswa asal Papua yang meraih beasiswa setelah berhari-hari di kapal untuk sampai di Surabaya, serta Agus Baijuri dan Rois Hartitin, pasangan suami istri yang kompak menjadi mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran.

Ada juga Amelia Mardiyana, mahasiswa berprestasi yang berhasil masuk FK UM Surabaya dengan beasiswa, dan Nurul Abida Fauzia, anak petani yang bisa kuliah gratis berkat hafal 30 juz Al-Quran.

UM Surabaya juga memberikan beasiswa senilai total 16 miliar rupiah untuk mahasiswa baru tahun 2025. "Beasiswa yang kita sediakan mencapai 10,1 miliar dengan berbagai skema yang disediakan," kata Mundakir.

Baca Juga: Pelaksanaan UM-PTKIN UIN KHAS Jember Diikuti Ribuan Calon Mahasiswa Baru

Rektor UM Surabaya, Mundakir, bersama jajaran menerbangkan layang-layang bersama ribuan mahasiswa baru dalam pembukaan Masa Orientasi (MOX) 2025. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)Rektor UM Surabaya, Mundakir, bersama jajaran menerbangkan layang-layang bersama ribuan mahasiswa baru dalam pembukaan Masa Orientasi (MOX) 2025. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)

Tahun ini, UM Surabaya menerima 4.018 mahasiswa baru dari berbagai program studi, termasuk program reguler, RPL, profesi, dan PPG. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 3.800 mahasiswa.

Mundakir menegaskan bahwa orientasi di UM Surabaya tidak lagi menggunakan cara-cara perpeloncoan.

Baca Juga: Jalur SPAN PTKIN Berakhir, 4.235 Mahasiswa Baru Diterima UIN Tulungagung

"Kita hanya ingin membangun semangat, membangun mindset untuk maju, untuk berkembang, menggapai cita-cita dari manapun adik-adik mahasiswa itu berada," terangnya.

UM Surabaya juga menegaskan pentingnya daya saing global bagi mahasiswa. Saat ini, 30 mahasiswa UM Surabaya sedang mengikuti program upskilling yang dibiayai oleh Temasek Foundation di Singapura.

Selain itu, 15 mahasiswa akan mengikuti program double degree di St. John University Taiwan, serta program KKN Internasional di Korea Selatan dan Arab Saudi.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.