Kamis, 18 Jun 2026 04:39 WIB

467 Penerima Bansos di Kota Kediri Diblokir karena Judi Online

  • Penulis :
  • | Rabu, 17 Sep 2025 15:55 WIB
Ilustrasi judi online. (Foto: Unsplash/Nik Korba)
Ilustrasi judi online. (Foto: Unsplash/Nik Korba)

jatimnow.com – Maraknya penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) untuk judi online membuat pemerintah mengambil langkah tegas dengan memblokir rekening penerima manfaat yang terlibat. Kebijakan ini juga berlaku di Kota Kediri.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, menyebutkan berdasarkan data dari Kementerian Sosial, terdapat 467 rekening penerima BPNT dan PKH di Kota Kediri yang diblokir. Data tersebut merupakan akumulasi sejak kebijakan ini diberlakukan, bukan hanya dalam satu tahun.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Sementara itu, pada triwulan ini Kota Kediri memiliki 26.798 penerima manfaat BPNT dan 8.190 penerima manfaat PKH.

“Ini akumulasi dari beberapa tahun. Bisa ketahuan di 2023, 2024, atau 2025, karena ini kebijakan baru dan baru terdeteksi,” jelas Paulus, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, hampir semua rekening yang diblokir bukanlah pelaku judi online secara langsung, melainkan terdampak karena identitas atau rekening mereka digunakan oleh anggota keluarga.

“Misalnya penerima atas nama Ibu Siti, tapi pelakunya anak, suami, atau orang lain yang menggunakan KTP Ibu Siti,” terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Mulai hari ini, penerima manfaat yang rekeningnya terblokir diberi kesempatan untuk mengajukan reaktivasi. Syaratnya, mereka harus membuat surat pernyataan tidak akan menyalahgunakan rekening, berkoordinasi dengan SDM PKH di kelurahan, serta mengisi formulir yang disertai foto rumah tampak depan dan samping.

Namun, Dinas Sosial Kota Kediri hanya memberikan kesempatan reaktivasi satu kali. Jika kembali terbukti terlibat kasus yang sama, bansos tidak akan diberikan lagi.

“Reaktivasi pertama saya tanda tangani. Tapi kalau terdeteksi lagi, tidak saya tanda tangani. Itu berarti sudah menjadi penyakit,” tegas Paulus.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Ia menambahkan, keputusan tegas ini diambil karena sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi larangan penggunaan rekening untuk judi online. Paulus juga yakin kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

“Saya rasa beliau tidak akan setuju jika kesalahan yang sama terus diulang. Jadi kebijakan ini memang harus tegas,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.