Senin, 22 Jun 2026 01:48 WIB

Untag Surabaya Kukuhkan Guru Besar Hukum Tata Negara dan Teknologi

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 16 Sep 2025 17:28 WIB
Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Suparman Hadipranoto, Grha Wiyata lantai sembilan, pada Selasa (16/9). (Foto/Humas Untag Surabaya)
Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Suparman Hadipranoto, Grha Wiyata lantai sembilan, pada Selasa (16/9). (Foto/Humas Untag Surabaya)

jatimnow.com - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mengukuhkan dua Guru Besar baru dari bidang Hukum Tata Negara dan Pengolahan Citra Digital. Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Suparman Hadipranoto, Grha Wiyata lantai sembilan, pada Selasa (16/9) dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, yayasan, dosen, serta keluarga guru besar.

Pengukuhan ini semakin menegaskan komitmen Untag Surabaya sebagai kampus yang berkontribusi nyata bagi bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Guru Besar Bidang Hukum Tata Negara, Prof. Dr. Hufron, S.H., M.H., dalam orasi ilmiahnya menyoroti pentingnya pembentukan Undang-Undang Lembaga Kepresidenan. Menurutnya, regulasi ini mendesak untuk menjaga demokrasi.

"Kekuasaan presiden saat ini sangat luas, sementara peran wakil presiden belum diatur jelas, dan mekanisme pemberhentian presiden masih lemah. Kita harus menegaskan bahwa hukum berada di atas kekuasaan, bukan sebaliknya," tegas Prof. Hufron.

Sementara itu, Guru Besar Bidang Pengolahan Citra Digital, Prof. Dr. Fajar Astuti, S.Kom., M.Kom., menekankan bahwa teknologi bukan hanya soal algoritma, tetapi juga instrumen untuk membangun identitas bangsa.

"Teknologi harus memperkuat karakter bangsa dan menumbuhkan semangat patriotisme, sejalan dengan visi Untag Surabaya menuju universitas unggul berbasis karakter bangsa," jelas Prof. Fajar.

Rektor Untag Surabaya, Prof.  Mulyanto Nugroho, menyampaikan apresiasi atas capaian kedua guru besar. Ia menegaskan bahwa pengukuhan ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menghasilkan inovasi dan karya akademik yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

"Pengukuhan guru besar bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Dari sinilah lahir inovasi, pemikiran strategis, dan karya akademik yang bermanfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi bangsa," ujar Prof. Nugroho.

Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti,  menambahkan bahwa pencapaian ini adalah tonggak penting bagi Untag Surabaya untuk meneguhkan diri sebagai kampus nasionalis yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dyah Sawitri, menggarisbawahi pentingnya karya nyata dari para guru besar untuk mewujudkan kampus berdampak. Ia mendorong agar hasil riset dan gagasan dosen dapat dikolaborasikan dengan dunia industri, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat luas.

"Proyek sosial yang memberdayakan UMKM maupun inovasi teknologi yang mendukung proses tujuan nasional adalah bentuk kontribusi nyata yang diharapkan," kata Prof. Dyah.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, turut hadir memberikan dukungan atas pengukuhan guru besar ini. Kehadirannya menjadi wujud apresiasi dan komitmen dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan dunia akademik.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.