Selasa, 16 Jun 2026 09:32 WIB

Jember Miliki Lapangan Golf, Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 15 Sep 2025 09:33 WIB
Foto: Golf bersama dengan YASA di lapangan Glantangan Jember (Sugianto/jatimnow.com))
Foto: Golf bersama dengan YASA di lapangan Glantangan Jember (Sugianto/jatimnow.com))

jatimnow.com-Olahraga Golf mulai dikenalkan di wilayah Kabupaten Jember. Yayasan Sabilillah (YASA) mencoba mengenalkan olahraga ini di lapangan Glatangan, Kecamatan Tempurejo, Jember. Olahraga tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk ikut memajukan ekonomi di Jember.

Ketua Panitia, Syahputra Arifta Afif mengatakan kegiatan ini bertujuan mengenalkan olahraga Golf kepada masyarakat. Jember memiliki lapangan Golf yang cukup bagus. Olahraga ini diyakini memiliki potensi besar untuk memajukan ekonomi.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Golf bareng Yasa bertujuan memperkenalkan golf di Jember kepada seluruh masyarakat Indonesia. Karena ini potensi besar bagi Jember, di Tapal Kuda hanya disini yang punya nilai tawar atau punya lapangan golf," ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Dikatakannya, kegiatan golf bersama YASA ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya membantu ekonomi masyarakat. Masyarakat bisa melakukan aktifitas ekonomi di sekitar lokasi.

"Walaupun tidak seberapa, minimal ada untuk membantu. Termasuk tenda kita juga ambil di lingkungan sini," sebutnya.

Tidak hanya itu, olahraga ini juga bisa berpengaruh ke tingkat okupansi hotel dan pesawat.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Peserta kita ada 100 orang targetnya, namun partisipasi dari luar banyak dan mencapai ratusan. Dari Jakarta 5 orang, ada dari Semarang, Yogjakarta, Pelindo, LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) dan lainnya," sebutnya.

Arif juga menjelaskan lapangan Golf di Glantangan sangat layak untuk digunakan kejuaraan. Bahkan, ada tantangan sendiri bagi pemain Golf di lapangan Glantangan, yakni green hall beraada diatas.

"Berbeda dengan lapangan di kota lain yang rata. Jadi kalau mau short bola harus melengkung," jelasnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Namun demikian, kekurangan yang masih kurang dari kelayakan terkait sarana dan prasarana yang perlu disempurnakan.

"Sangat layak (lapangan), cuma emang butuh sentuhan, bila tidak kalah dengan tempat lain, baik fasilitas dan lapangan," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.