Minggu, 21 Jun 2026 00:38 WIB

Manusia Hama Bumi, Esai Siswi Cikal Gugat Arogansi Manusia

Dalam esainya, Dinar menggugat arogansi manusia yang merasa memiliki kuasa penuh atas alam. (Foto/Sekolah Cikal)
Dalam esainya, Dinar menggugat arogansi manusia yang merasa memiliki kuasa penuh atas alam. (Foto/Sekolah Cikal)

jatimnow.com - Di tengah arus informasi yang deras, seorang siswi SMA Cikal Surabaya bernama Dinar memilih pena sebagai senjatanya. Bukan untuk berperang, melainkan untuk menyuarakan kegelisahan mendalamnya terhadap krisis lingkungan.

Esai berjudul "Manusia Merupakan Hama Bagi Bumi" yang ditulisnya kini menggema di matajombang, mengajak pembaca merenungkan kembali relasi manusia dan alam.

Baca Juga: Siswa SMA Cikal Surabaya Ubah Tren Brain-Rot Jadi Alat Belajar Anak Inklusi

Ketertarikan Dinar pada isu lingkungan bersemi dari kebiasaannya menyimak berbagai diskusi publik dan podcast, salah satunya yang dibawakan oleh tokoh publik Gita Wirjawan. Dari sana, ia tergerak untuk menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan yang lebih mendalam.

"Aku mengamati permasalahan sosial dan lingkungan. Jujur, Indonesia itu krisis lingkungan," ungkap Dinar.

Ia menyoroti praktik ekstraksi industri yang tinggi, terutama di sektor pertambangan, yang kerap kali mengabaikan AMDAL dan realitas lingkungan.

"Banyak banget loh, yang akhirnya menyebabkan alamnya rusak, lingkungan tercemar, airnya tidak bisa digunakan lagi, banyak zat kimia berbahaya," imbuhnya.

Dalam esainya, Dinar menggugat arogansi manusia yang merasa memiliki kuasa penuh atas alam. "Manusia itu punya power, jadi mereka anggap diri mereka bebas mengeruk, mengeksploitasi alam dengan tanpa ada yang bisa menghentikannya," tulisnya.

Ia juga menentang anggapan bahwa hak hidup manusia lebih penting dari makhluk hidup lain hanya karena mereka tidak memiliki bahasa verbal.

Baca Juga: Aplikasi Menabung Bling Antar Siswa Cikal Surabaya Raih Penghargaan

"Dalam tulisanku, 'Manusia merupakan Hama bagi Bumi' aku menekankan bahwa pemikiran itu salah, jangan karena alam, hewan tumbuhan, ga bisa ngomong atau punya tata bahasa, kita merasa bisa ambil hak mereka. Padahal kita hidup di alam ini bersama mereka," tegas Dinar.

Dinar mengakui bahwa lingkungan belajar di Sekolah Cikal Surabaya telah menumbuhkan berbagai kompetensi dalam dirinya, terutama kemandirian dan kemerdekaan dalam belajar.

"Pelajar Merdeka itu yang tumbuh baik dalam diriku. Pelajar merdeka membentuk rasa ingin tahu kita," ujarnya.

Ia percaya bahwa jika semua anak memiliki Kompetensi 5 Bintang Cikal, perbaikan alam pasti bisa terjadi.

Baca Juga: Krisis Brantas: Posko Ijo Surati Gubernur, Sentil Pemerintah Pusat

"Anak-anak Cikal itu punya perspektif yang luas, paham bahwa ekstraksi bisa dilakukan dengan etika. Itu lebih bermanfaat atau ngga," jelasnya.

Esai Dinar merupakan bagian dari program Cikal Aksi-Aksi di SMA Cikal Surabaya, yang bertujuan untuk menumbuhkan murid-murid yang berpikir kritis dan berdaya untuk menjaga keseimbangan alam. Tulisan Dinar yang diproduksi dalam 2-3 minggu telah dibaca oleh 230 orang sejak Mei 2025 di matajombang

Kisah Dinar Sekolah Cikal ini menjadi bukti bahwa suara kepedulian terhadap lingkungan dapat datang dari mana saja, termasuk dari seorang siswi SMA yang berani menyuarakan gagasannya melalui tulisan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.