Senin, 22 Jun 2026 18:58 WIB

BPJAMSOSTEK Juanda Lindungi Ratusan Atlet Tapak Suci dalam Kejuaraan Nasional Airlangga

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 09 Sep 2025 18:14 WIB
Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada atlet yang berpartisipasi dalam "15th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2025". (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada atlet yang berpartisipasi dalam "15th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2025". (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Juanda memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan menggandeng para pelaku olahraga.

Sebanyak 823 atlet yang berpartisipasi dalam "15th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2025" kini resmi terdaftar dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para atlet selama berlaga, sehingga mereka dapat fokus menampilkan performa terbaik tanpa dihantui kekhawatiran akan risiko cedera atau kecelakaan.

Pps. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Savitri Dyah Puspitaningtyas, menegaskan komitmen BPJAMSOSTEK dalam mendukung para atlet sebagai bagian dari ekosistem pekerja yang perlu mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

"Kami menyadari bahwa atlet memiliki risiko cedera yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh peserta kejuaraan ini terdaftar dan terlindungi oleh program JKK dan JKM sebelum pertandingan dimulai," ujar Savitri, Selasa (09/9/2025).

Savitri menambahkan, perlindungan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud kepedulian BPJAMSOSTEK terhadap kesejahteraan para atlet.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Tanam 1.437 Bibit Mangrove

Dengan adanya jaminan sosial, diharapkan para atlet dapat lebih fokus dalam meningkatkan prestasi tanpa terbebani oleh risiko yang mungkin terjadi.

"Dengan perlindungan ini, para atlet dapat bertanding dengan lebih tenang dan percaya diri. Mereka tahu bahwa jika terjadi sesuatu, ada BPJAMSOSTEK yang siap memberikan perlindungan dan bantuan," jelas Savitri.

Melalui program JKK, peserta yang mengalami cedera akan mendapatkan perawatan medis tanpa batasan biaya sesuai dengan indikasi medis hingga dinyatakan sembuh.

Baca Juga: KSPSI AGN Bawa Kabar Gembira, Ojol Kini Punya Payung Hukum Global

Selain itu, mereka juga berhak menerima Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) jika harus menjalani masa pemulihan.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Sementara itu, program JKM memberikan santunan sebesar Rp42 juta kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.

Savitri juga menyoroti bahwa perlindungan jaminan sosial bagi pelaku olahraga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

"Kami ingin memastikan bahwa negara hadir untuk melindungi para pahlawan olahraga kita. Kami berharap, dengan adanya perlindungan ini, prestasi atlet Tapak Suci akan semakin gemilang, dan keluarga mereka pun merasa tenang," pungkas Savitri.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.