Rabu, 17 Jun 2026 06:08 WIB

Provokator Demo Ricuh hingga Pembakaran Gedung Grahadi Surabaya Ditangkap

Demo ricuh di depan Gedung Negara Grahadi berujung penjarahan, hingga pembakaran (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Demo ricuh di depan Gedung Negara Grahadi berujung penjarahan, hingga pembakaran (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua orang terduga provokator yang berperan menggerakkan massa hingga berujung pada aksi anarkis di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan, kedua terduga pelaku itu diduga mengajak sekitar 70 orang untuk bersama-sama melakukan perusakan hingga pembakaran gedung cagar budaya tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

“Dari pengembangan ada dua pelaku yang mengaku mengerahkan atau mengajak massa kurang lebih 70 orang untuk bersama melakukan upaya perusakan dan pembakaran di Grahadi,” ujar Jules, Senin (8/9/2025).

Jules menjelaskan, dua pelaku itu ditangkap pada Kamis (4/9/2025) malam. Mereka diduga menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial sekaligus memprovokasi massa untuk melakukan tindakan melawan hukum.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

“Statusnya masih dalam proses. Pengakuan dua orang ini, dia mengumpulkan sekitar 70 orang. Kita belum tahu jumlah pastinya, apakah hanya 70 atau lebih. Mereka awalnya berkumpul di sebuah warkop di Surabaya,” jelasnya.

Menurut pengakuan sementara, ada pihak lain yang juga berperan dalam mengatur titik kumpul dan menggalang massa. Polisi pun terus mendalami jaringan ini.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

“Jadi dia tidak mengakui murni mengumpulkan 70 massa. Namun dia termasuk salah satu yang menyuruh dari temannya yang ditangkap untuk mencari massa dan titik kumpul,” tegas Jules.

Saat ini, Polda Jatim masih memeriksa ponsel kedua pelaku untuk melacak jaringan lebih luas, termasuk keterlibatan massa yang juga melakukan perusakan di Mapolsek Tegalsari dan pos lalu lintas di Surabaya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.