Selasa, 16 Jun 2026 05:44 WIB

Pelajar Terlibat Kerusuhan, Pengamat Sebut Blitar Darurat Pendidikan Kebangsaan

  • Penulis :
  • | Kamis, 04 Sep 2025 08:48 WIB
Foto: Terduga pelaku kerusuhan yang ditangkap Polres Blitar Kota (Polres Blitar Kota/jatimnow.com)
Foto: Terduga pelaku kerusuhan yang ditangkap Polres Blitar Kota (Polres Blitar Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com– Dunia pendidikan di Blitar sedang menghadapi krisis serius akibat tingginya angka anak putus sekolah dan meningkatnya keterlibatan pelajar serta anak putus sekolah dalam aksi kerusuhan dan tindakan anarkis. Dari hasil pengungkapan yan dilakukan Polisi, mayoritas mereka yang terlibat dalam aksi kerusuhan beberapa waktu lalu masih berusia pelajar. Hal tersebut menjadi bukti bahwa mereka mengalami krisis identitas.

Kepala Sekolah Kelas Bung Karno Blitar, Joko Pramono menyebut kondisi ini sebagai darurat pendidikan kebangsaan yang membutuhkan perhatian mendesak dari pemerintah, pelaku pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat. Tingginya angka anak putus sekolah tidak hanya mencerminkan masalah akses pendidikan, tetapi juga kegagalan dalam membangun karakter kebangsaan yang kokoh di kalangan generasi muda.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

“Anak-anak yang putus sekolah rentan terjerumus ke dalam perilaku negatif, seperti kerusuhan dan tindakan anarkis, karena kurangnya pendidikan karakter dan kesadaran kebangsaan,” ujarnya, Kamis (4/9/2025)

Fenomena ini diperparah oleh maraknya aksi anarkis dan vandalisme yang melibatkan pelajar, yang sering diprovokasi oleh anak putus sekolah. Hal ini menunjukkan minimnya pembinaan karakter dan arah pendidikan yang jelas.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Untuk mengatasi krisis ini, Joko mengusulkan penguatan pendidikan karakter melalui program Nation and Character Building yang digagas melalui Kelas Bung Karno. Kelas tersebut merupakan sebuah forum diskusi kebangsaan yang diadakan rutin setiap dua minggu di Istana Gebang. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, seperti cinta tanah air, disiplin, keberanian, dan tanggung jawab sosial, melalui kegiatan edukatif dan interaktif.

“Kami ingin anak-anak, baik yang masih bersekolah maupun yang putus sekolah, memahami identitas dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara,” tuturnya.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Joko juga menyoroti nilai-nilai nasionalisme yang diajarkan Proklamator Republik Indonesia, Bung Karno, sebagai fondasi untuk membentuk generasi emas yang berintegritas. Pihaknya meminta pemerintah daerah untuk serius menangani fenomena Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan pendekatan komprehensif, termasuk memperluas akses pendidikan kebangsaan dan meningkatkan kualitas pendidikan karakter di sekolah.

“Pendidikan karakter ala Bung Karno menanamkan semangat cinta tanah air dan anti-kekerasan. Ini penting untuk mencegah pelajar terlibat dalam tindakan anarkis dan vandalis,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.