Kamis, 18 Jun 2026 07:54 WIB

Dalih Pemilik Ladang Ganja di Blitar saat Ditanya Warga, Ngaku Sayur Pedesan

Petugas kepolisian saat melakukan penggerebekan di ladang ganja Blitar. (Foto: Polres Blitar Kota/jatimnow.com)
Petugas kepolisian saat melakukan penggerebekan di ladang ganja Blitar. (Foto: Polres Blitar Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Blitar Kota mengungkap ladang ganja di wilayah Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Dua tahun ini, aktivitas SA (38) tak terendus dengan dalih sayuran saat ditanya warga.

Berdasarkan keterangan pelaku, Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan, tanaman ganja tersebut telah ditanam sejak 6 hingga 7 bulan lalu. SA menggunakan media tanam karung bekas dan diletakkan di pekarangan rumah.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

“Dari pengakuan pemilik, dia sudah menanam kurang lebih 6-7 bulan,” kata Iptu Samsul Anwar, pada Rabu (3/9/2025).

Namun, pelaku warga Desa Krisik, Kecamatan Gandusari itu diduga telah menanam pohon ganja di lokasi tersebut sejak 2 tahun lalu.

Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diringkus

“Ditemukan 820 pohon ganja dari berbagai macam ukuran,” terangnya.

Menurut polisi, warga setempat tidak menaruh curiga dengan tanaman yang ditanam oleh SA di pekarangannya. Pasalnya selama ini pelaku mengaku bahwa tanaman ganja itu sebagai sayuran pedesan. Warga pun percaya dan baru mengetahuinya setelah polisi melakukan penggerebekan di lokasi.

Baca Juga: Polres Ponorogo Amankan Pengedar Narkoba Asal Madiun, Sita 301 Gram Sabu

“Warga tahu ada tanaman itu, tapi mereka tidak tahu itu tanaman apa. Saat tanya ke SA (pelaku), tanaman pedesan kayak cabe, warga tahu itu ganja, saat polisi mengamankan ke lokasi,” jelasnya.

Untuk diketahui, polisi mengamankan sekitar 820 pohon ganja, berbagai ukuran. Mulai dari 10 cm, 30 cm sampai dengan 95 cm. Menurut Iptu Samsul Anwar, Polres Blitar Kota akan berkoordinasi dengan Polres Blitar untuk melakukan pengembangan terhadap temuan ladang ganja tersebut sebagai komitmen untuk memberantas peredaran narkoba.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.