Sabtu, 20 Jun 2026 01:54 WIB

UNICEF: Imunisasi Massal Jadi Langkah Darurat Tekan Penularan Campak

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 03 Sep 2025 19:00 WIB
Health Specialist UNICEF Indonesia Dr. Armunanto. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Health Specialist UNICEF Indonesia Dr. Armunanto. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Untuk menekan dampak penularan campak, UNICEF menegaskan pentingnya imunisasi massal sebagai langkah darurat. UNICEF juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengatasi wabah ini.

Health Specialist UNICEF Indonesia, Dr. Armunanto, MPH, menuturkan bahwa imunisasi massal merupakan upaya mendesak agar anak-anak terlindungi.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

“Kami tidak ingin ada satu pun anak di Jember kehilangan masa depan, padahal penyakit ini bisa dicegah dengan imunisasi. Kami mengajak semua orang tua membawa anak-anaknya segera ke pos imunisasi terdekat,” ujar Armunanto, Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, campak adalah salah satu penyakit paling menular di dunia, tetapi juga paling mudah dicegah. Karena itu, UNICEF bersama mitra akan terus mendukung pemerintah Kabupaten Jember dan Jawa Timur agar setiap anak mendapat perlindungan yang layak.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah kolaborasi semua pihak: orang tua, guru, tokoh agama, hingga media. Sehingga tidak ada anak yang tertinggal imunisasi,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan, imunisasi campak tersedia gratis, aman, dan halal di seluruh fasilitas kesehatan. Anak usia 9 bulan hingga 15 tahun yang belum lengkap imunisasinya menjadi sasaran utama.

Namun, penolakan sebagian orang tua terhadap vaksinasi, baik karena kekhawatiran efek samping maupun isu kehalalan, membuat masih banyak anak tidak terlindungi.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

“Campak bukan hanya penyakit biasa. Ini bisa menimbulkan komplikasi serius, bahkan kematian, bila anak tidak terlindungi dengan imunisasi,” jelas Armunanto.

“Vaksinasi bukan sekadar pilihan medis, melainkan bentuk perlindungan dasar yang melekat pada hak anak untuk sehat. Kita tidak boleh membiarkan anak kehilangan masa depan hanya karena tidak diimunisasi," tambahnya

Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan 11 ribu vial vaksin campak untuk masyarakat. Mulai pekan ini, vaksinasi dilakukan melalui posyandu, sekolah, hingga metode jemput bola ke rumah warga.

Selain itu, pemerintah daerah menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi agar orang tua tidak lagi ragu membawa anak mereka ke layanan imunisasi.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

“Penanganan ini tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Perlu dukungan semua pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan tokoh masyarakat,” tambah Armunanto.

UNICEF menilai, meningkatnya kasus campak di Jember menjadi pengingat serius tentang rapuhnya perlindungan kesehatan anak jika imunisasi tidak dijalankan optimal.

“Kasus di Jember harus menjadi momentum memperkuat kembali program imunisasi rutin. Anak-anak tidak boleh menunggu sampai sakit untuk kemudian diselamatkan. Pencegahan jauh lebih penting,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.