Senin, 22 Jun 2026 01:06 WIB

Tambah Kekuatan di Lini Tengah, Persik Kediri Rekrut Pemain Asing Asal Venezuela

  • Penulis :
  • | Senin, 01 Sep 2025 09:39 WIB
Foto: Williams Lugo sat berseragam PSBS Biak musim lalu (instagram.com/jatimnow.com)
Foto: Williams Lugo sat berseragam PSBS Biak musim lalu (instagram.com/jatimnow.com)

jatimnow.com-Persik Kediri terus menambah amunisinya untuk memperkuat komposisi tim di kompetisi Super League musim 2025-2026. Kali ini tim berjuluk Macan Putih mendatangkan figur pemain lini tengah yang diharapkan bisa mengangkat performa tim.

Pemain tersebut adalah Williams Lugo. Gelandang serang berkewarganegaraan Venezuela tersebut bukan pendatang baru di sepakbola Indonesia. Pada musim 2024/2025, pemain bertinggi 175 cm itu berkostum PSBS Biak. Tampil sebanyak 30 laga, Williams Lugo mencetak 6 gol dan 4 assist.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Sebelum bermain di kancah sepakbola Indonesia, Williams Lugo menghabiskan karirnya dengan bermain di sejumlah klub kompetisi sepakbola Venezuela seperti Portuguesa, Deportivo La Guaira dan Puerto Cabello.

“Sebagai pemain tengah, Williams Lugo memiliki kecepatan, kreativitas, dan visi permainan yang kami butuhkan untuk menambah variasi serangan tim," ujar Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid, Senin (1/9/2025).

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Lugo menjadi punggawa asing ke 10 dalam skuad Persik Kediri. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Persik Kediri.

"Melihat potensi yang dimiliki Lugo, kami berharap kehadirannya akan memberikan energi positif dan memperkuat lini serang, khususnya dari lini tengah. Harapan kami, Lugo bisa cepat beradaptasi dengan rekan-rekan setim dan memberikan kontribusi maksimal bagi Persik Kediri musim ini," pungkasnya.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.