Kamis, 18 Jun 2026 09:36 WIB

Pemkot Kediri Ajak Pelaku UMKM Optimalkan Medsos Untuk Datangkan Cuan

Foto : Workhsop UMKM yang digelar oleh Dinkop Kota Kediri (Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Foto : Workhsop UMKM yang digelar oleh Dinkop Kota Kediri (Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Koperasi dan UMTK (Dinkop UMTK) Kota Kediri menggelar workshop penguatan Usaha Kredit Usaha Kecil Menengah (KUKM) Manajerial/IT Entrepreneur. Sebanyak 60 pelaku UMKM di Kota Kediri mengikuti kegiatan ini. Pembahasan materi tentang optimasi Tiktok untuk bisnis dipilih sebagai upaya untuk membangun ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi di Jawa Timur.

Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri, Bambang Priyambodo mengatakan saat ini di Kota Kediri terdapat 22.000 UMKM. Dari angka tersebut 10.000 di antaranya sudah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

"Saat ini pemerintah sudah menggelontorkan dana yang sangat besar untuk memajukan UMKM, salah satunya melalui pelatihan. Karena pemerintah punya target untuk membina pelaku UMKM yang belum naik kelas,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Bambang juga berpesan kepada peserta agar bisa menangkap peluang atas tren yang sedang berkembang. Saat ini, Presiden RI mengintensifkan upaya ketahanan pangan dengan fokus pada kedaulatan pangan, maka dari itu Pemkot Kediri juga gencar melaksanakan pelatihan produksi makanan modern dan tradisional, serta pengolahan pertanian dengan memanfaatkan lahan terbatas agar lebih produktif.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

“Manfaatkan hari ini tentang produksi, cara marketing dan mengolah produk UMKM. Yang perlu diingat, produk harus bersertifikasi halal, SNI, dan ber-BNSP untuk menguatkan produk dan status merek masing-masing UMKM. Ini bisa melakukan secara mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung ke pemerintah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi dan Restrukturasi Usaha Dinkop UMTK Susanti Widyastuti, mengapresiasi terlaksananya kegiatan yang berlangsung di Klinik UMKM Kota Kediri ini. UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Jawa Timur. Menurutnya, saat ini sektor kuliner masih menjadi sektor terbesar yang berkontribusi terhadap perekonomian.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

“Guna mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi KUKM perlu adanya inovasi agar produknya memiliki nilai tambah. Ke depan, kami juga berkomitmen terus menghadirkan program-program yang relevan dan berorientasi pada peningkatan daya saing produk KUKM,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.