Kamis, 18 Jun 2026 12:56 WIB

Karyawan Rose Brand Tewas, Disnakertrans Jatim Klarifikasi ke Perusahaan

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 26 Agu 2025 19:45 WIB
Hairudin Pengawas Disnakertrans Jawa Timur. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Hairudin Pengawas Disnakertrans Jawa Timur. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Karyawan Rose Brand tewas di dalam mess perusahaan, Tim Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur melakukan klarifikasi ke perusahaan, Senin (25/8/2025).

Tewasnya karyawan Rose Brand, Febrian Arisandi alias Febri (23) asal Jalan Yos Sudarso Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari, Jember kini masih menjadi misteri. Hingga saat ini, hasil outopsi yang dilakukan RSD dr. Soebandi terhadap jenazah Febri masih belum keluar.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kita klarifikasi, semuanya ini masih dalam proses penyelidkkan kepolisian. Jadi kita bersama-sama tidak bisa memberikan keterangan yang pasti. Kita klarifikasi saja," kata Tim Pengawas Disnakertrans Jatim, Hairudin, Senin (25/8/2025).

"Pihak perusahaan juga menyampaikan takut salah, karena tidak tahu semuanya, dan dalam proses penyelidikan," sambungnya.

Hingga kini, Tim Pengawas belum bisa memberikan klarifikasi sangsi apa saja yang akan di berikan kepada perusahaan, mengingat penyebab kematian belum diketahui.

"Kita tidak berani, baru setelah penyelidikan. Kita menghargai hukum, jadi kalau kita jawab salah, kita yang kena. Termasuk saksi-saksi kita belum juga tahu," ungkapnya.

Memang saat peristiwa tewasnya Febri dalam mess perusahaan sedang menjalani audit keuangan atau barang, hingga korban Febri diminta menginap saat itu.

"Itu tidak ada kaitannya dengan masalah ini, kalau audit melaporkan tentang keadaan selisih barang. Tidak ada kaitannya dengan kematian ini," terang Hairudin.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap beberapa karyawan di perusahaan yang beralamatkan di Jalan MT Haryono Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari.

"HRD (Humas Resource Development), Tim Dipo yang mengaudit dua orang dan berlanjut ke pimpinan," sebutnya.

Namun Hairudin tidak menjelaskan apa saja yang disampaikan dalam klarifikasi, karena masih menunggu hasil proses hukum yang sedang berjalan.

“Proses saja, kita menghargai proses hukum," ujarnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Termasuk mengenai BPJS Ketenagakerjaan, apakah korban Febri sebagai peserta atau tidak, Pengawas Disnakertrans Jatim belum bisa menyatakan.

"Masih dalam proses juga, kita bantu kalau memang punya hak, perusahaan sudah siap," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan Rose Brand ditemukan tewas di sebuah mess milik perusahaan. Korban menginap di perusahaan karena diminta bosnya atau pimpinan perusahaan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.