Minggu, 21 Jun 2026 10:26 WIB

Persik Kediri Incar Kemenangan Lawan PSBS Biak, Tak Mau Tertinggal Lebih Jauh

Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri mengincar kemenangan saat melawan PSBS Biak dalam lanjutan Super League 2025/2026, pada 29 Agustus 2025 mendatang. 3 poin dibutuhkan Macan Putih, agar tak tertinggal lebih jauh dari kontestan lain.

Dalam hal ini, Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee mengaku tengah berusaha untuk terus meningkatkan konsistensi tim secara kolektif, agar dapat menunjukkan permainan yang solid dan meraih hasil positif saat menjalani laga tandang menghadapi PSBS Biak.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"Persik pada musim ini lebih pada kekuatan timnya, bukan pada individu. Bagi saya, individu bisa mengubah pertandingan mungkin satu atau dua. Tetapi di Liga, saya perlukan tim yang konsisten. Di mana semua pemain bisa melakukan permainan yang baik dan mampu mengubah hasil pertandingan secara bersama-sama," ujar, Ong Kim Swee, saat ditemui seusai latihan Persik Kediri, pada Selasa (26/8/2025).

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Pelatih asal Malaysia itu terlihat memang tengah fokus dalam menyoroti perihal konsistensi permainan tim. Ia mencontohkan, saat skuad besutannya menghadapi Dewa United pada beberapa hari lalu.

Di mana pada babak pertama para pemain Persik tidak bermain dengan baik.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya


"Namun di babak kedua pemain dapat bermain dengan lebih baik. Tetapi kita tidak bisa inkonsisten, kita harus konsisten, di mana kita harus bermain dengan baik di awal dan di akhir pertandingan. Jadi momentum konsistensi ini yang harus kita benahi dan kita jaga," terangnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.