Rabu, 17 Jun 2026 06:03 WIB

Home Visit Jadi Kunci Sukses Program PELITA Pelindo Atasi Stunting di Surabaya

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 26 Agu 2025 09:17 WIB
Superintenden Kemitraan dan Bina Lingkungan TPS, Sri Purwatiningsih, menyaksikan pemeriksaan balita stunting di RS PHC Surabaya. (Foto/Humas TPS)
Superintenden Kemitraan dan Bina Lingkungan TPS, Sri Purwatiningsih, menyaksikan pemeriksaan balita stunting di RS PHC Surabaya. (Foto/Humas TPS)

 

jatimnow.com – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), bagian dari Sub Holding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), bersama PHC dan Kecamatan Semampir, menjadikan home visit atau kunjungan rumah sebagai strategi utama dalam Program PELITA (Pelindo Tanpa Balita Stunting). Program ini bertujuan untuk menekan angka stunting di Surabaya, dengan fokus saat ini di Kecamatan Semampir.

Baca Juga: Terminal Kijing Mempawah Mulai Operasikan Layanan Petikemas

Setelah sukses menurunkan angka stunting di Kecamatan Krembangan, Program PELITA kini menyasar empat kelurahan di Kecamatan Semampir: Sidotopo, Pegirian, Sawah Pulo, dan Wonokusumo. Home visit dilakukan setiap tiga bulan, mulai September 2024 hingga Agustus 2025, untuk meningkatkan kesejahteraan balita dan memperkuat pola asuh keluarga.

Berbeda dengan program intervensi kesehatan lainnya, PELITA menjadikan home visit sebagai strategi kunci. Tim medis dan pendamping mendatangi langsung rumah balita stunting untuk memeriksa kesehatan, memahami pola makan, sanitasi, serta pola asuh di lingkungan keluarga. Pendampingan gizi, edukasi, dan stimulasi dini diberikan secara personal.

"Home visit adalah jantung dari Program PELITA. Melalui kunjungan rumah, kami bisa melihat akar permasalahan dan mendampingi keluarga sehingga anak-anak tumbuh lebih sehat sesuai fase tumbuh kembangnya," ujar Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Setiap home visit melibatkan Tim Gizi PHC, Tim Kecamatan Semampir, Tim SPTP, dan TPS. Tim medis tidak hanya memeriksa kesehatan anak, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya gizi seimbang, sanitasi yang baik, dan pola pengasuhan yang positif. Susu tambahan, kudapan bergizi, dan vitamin juga diberikan secara teratur.

Dr. Gery, perwakilan dari Puskesmas setempat, menambahkan, pihaknya tidak hanya ingin melihat angka, tetapi juga ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perhatian yang tepat dari orang tua dan lingkungan sekitarnya.

"Melalui home visit, kami dapat mendukung orang tua dengan memberikan informasi dan keterampilan yang dibutuhkan," ungkapnya.

Baca Juga: TPS Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Mitra

Hingga Agustus 2025, Program PELITA mencatat sebanyak 20 balita sebagai peserta. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya membutuhkan intervensi medis, tetapi juga pendekatan humanis yang menyentuh keluarga secara langsung.

Closing Program PELITA diadakan di RS PHC Surabaya untuk mengevaluasi pencapaian program. Home visit mendapatkan perhatian khusus sebagai faktor utama keberhasilan mengatasi stunting.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.