Kamis, 18 Jun 2026 05:29 WIB

Ketua PMI Jember Mengundurkan Diri Meski Masa Jabatan Belum Berakhir, Ada Apa?

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 25 Agu 2025 10:40 WIB
Foto : Ketua PMI Jember, Mohammad Thamrin (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto : Ketua PMI Jember, Mohammad Thamrin (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com-Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jember Mohammad Thamrin mengundurkan diri dari jabatannya. Padahal masa jabatan belum berakhir hingga 2027 mendatang. Thamrin mundur dengan alasan sibuk mengajar. Padahal sejak menjabat sebagai Ketua PMI Jember pada 30 Agustus 2022, Thamrin juga aktif mengajar sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.

Sub Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI Jember, Ghufron Eviyan Effendy membenarkan pengunduran diri Thamrin. Secara resmi Thmarin mundur pada hari Jumat (22/8/2025) lalu.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Saya dapat informasi Jumat pagi jam 10.30 WIB, kalau Thamrin mengundurkan diri karena kesibukan mengajar di Unmuh ," ujarnya, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, kemunduran diri Thamrin sebagai Ketua PMI Jember telah dilakukan dengan bersurat ke PMI Provinsi Jawa Timur dan pelindung PMI Kabupaten Jember Bupati Muhammad Fawait.

"Iya, surat pengunduran dirinya sudah dikirim Ketua PMI Jatim tembusan Bupati Jember selaku pelindung PMI Kabupaten Jember," terangnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Sejak menjabat, Thamrin diketahui mengajar sebagai dosen di Unmuh Jember. Selama menjabat sejak era kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto, semua berjalan berjalan baik-baik saja. Kemunduran Thamrin sebagai Ketua PMI Jember mungkin sudah didengar pengurus PMI lainnya.

"Informasi itu mungkin sudah tahu sebelumnya, tapi saya sendiri tidak tanya langsung," ujar Gufron.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dengan kemunduran Thamrin sebagai Ketua PMK Jember, Ghufron berharap Bupati Jember sebagai pelindung segera mengisi kekosongan. Ghufron memastikan semua layanan di PMI Jember masih berjalan seperti biasa dan tidak terdampak dengan kekosongan jabatan ini.

"Thamrin menjabat sejak 30 Agustus 2022 dan seharusnya berakhir 30 Agustus 2027, jadi masih berjalan 3 tahun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.