Rabu, 17 Jun 2026 01:21 WIB

Guskamla Koarmada II Kibarkan Semangat Kemerdekaan di Laut Lembeh

Prajurit TNI AL menyalurkan bantuan berupa sembako dan bendera merah putih secara langsung kepada para nelayan kecil yang sedang beraktivitas di laut. (Foto: Dispen for JatimNow.com)
Prajurit TNI AL menyalurkan bantuan berupa sembako dan bendera merah putih secara langsung kepada para nelayan kecil yang sedang beraktivitas di laut. (Foto: Dispen for JatimNow.com)

jatimnow.com - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II bersama unsur BKO KRI Pari-849 menggelar aksi peduli nelayan di Perairan Lembeh, Bitung.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 17 Agustus 2025, sebagai wujud nyata kepedulian TNI AL terhadap masyarakat pesisir.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Aksi diawali dengan lego jangkar KRI Pari-849 di perairan Lembeh. Prajurit TNI AL kemudian menyalurkan bantuan berupa sembako dan bendera merah putih secara langsung kepada para nelayan kecil yang sedang beraktivitas di laut.

Kegiatan sosial ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan kebanggaan terhadap simbol negara di kalangan nelayan.

Kehadiran bendera Merah Putih yang berkibar di tengah laut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke pelosok Nusantara.

Komandan Guskamla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni, menyampaikan bahwa tugas TNI AL tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

"Laut adalah masa depan bangsa. Dengan semangat kemerdekaan, mari kita jaga laut, kita perkuat persatuan, dan kita hadir untuk rakyat," tegas Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni.

Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni juga menegaskan bahwa TNI AL akan terus berada bersama masyarakat pesisir sebagai bagian dari kekuatan bangsa.

"TNI AL akan terus berada bersama masyarakat pesisir sebagai bagian dari kekuatan bangsa," ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

Dalam kesempatan tersebut, Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni juga menghimbau kepada masyarakat nelayan untuk tidak menggunakan bahan peledak atau bahan-bahan terlarang lainnya dalam menangkap ikan.

"Penggunaan bahan peledak atau bahan terlarang lainnya akan merusak ekosistem laut dan mempengaruhi hasil tangkapan di kemudian hari," tegasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.