Senin, 15 Jun 2026 00:48 WIB

Masjid Baiturrohim Asemrowo Surabaya Resmi Diwakafkan

Penyerahan aset masjid kepada H. Abdul Rohim, pembina Majelis Ar-Rohimin sekaligus Owner PT. Metatu Nusantara Jaya. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)
Penyerahan aset masjid kepada H. Abdul Rohim, pembina Majelis Ar-Rohimin sekaligus Owner PT. Metatu Nusantara Jaya. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)

jatimnow.com - Suasana khidmat terasa di Masjid Baiturrohim Asemrowo saat digelar acara ikrar wakaf dan penyerahan aset masjid kepada H. Abdul Rohim, pembina Majelis Ar-Rohimin sekaligus Owner PT. Metatu Nusantara Jaya.

Acara tersebut menandai babak baru bagi masjid yang dulunya berawal dari sebuah musala, kini resmi menjadi wakaf untuk kemaslahatan umat.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Acara yang dihadiri oleh Kepala KUA Asemrowo, Hari Sugianto, H. Razak selaku Takmir Masjid, jajaran pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta pengurus MWCNU Asemrowo ini menjadi momentum penting bagi warga Asemrowo.

Masjid Baiturrohim diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dalam ikrar yang diucapkan, ditegaskan bahwa Masjid Baiturrohim yang semula berawal dari sebuah musala kini resmi diwakafkan untuk kemaslahatan umat.

Hal ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi keberadaan masjid sebagai aset umat yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

H. Abdul Rohim menyampaikan rasa syukur atas amanah besar yang diberikan kepadanya. "Awalnya ini musala, kemudian kita diberi amanah oleh Haji Musitir dan Haji Fathorrahman untuk membangun rumah ibadah. Maka sebagai penyandang dana utama, kami harus menyesuaikan dengan syariat," ungkapnya.

"Dengan adanya ikrar wakaf ini, masjid ini sudah sah sebagai wakaf untuk kemaslahatan umat, tidak ada keraguan lagi," sambungnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan masjid ini tidak bisa dilepaskan dari partisipasi masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah, selama tiga tahun ini setiap Jumat masjid selalu penuh jamaah. Kami ingin masjid ini tetap menjadi pusat ibadah, silaturahim, dan kegiatan sosial warga," lanjutnya.

Baca Juga: HUT ke-11 PT MNJ Dihadiri 20 Ribu Jamaah, Panjatkan Doa untuk Perdamaian Dunia

Di tengah isu-isu yang berkembang di masyarakat, termasuk viralnya bendera one piece di media sosial, Abdul Rohim juga berpesan agar umat tetap menjaga persatuan.

"Kalau ada aspirasi masyarakat, silakan disampaikan dengan bijak. Tapi jangan sampai memecah belah umat. Negara kita ini harus aman, nyaman, dan kuat. Kompak itu yang utama," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perilaku bijak dalam menyikapi perkembangan dunia digital, terlebih media sosial yang kian marak konten-konten yang belum pasti kebenarannya.

Menurutnya, perkembangan dunia digital yang kian pesat akan berpengaruh kepada pribadi generasi muda ke arah hal-hal yang negatif apabila tidak disertai dengan perilaku bijak di dalam bersosialisasi di dunia maya.

H. Imam Musitir, pemilik tanah seluas 630 meter persegi yang diwakafkan untuk pembangunan masjid seluas 305 meter persegi, berharap agar masjid ini benar-benar digunakan sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Tanah ini saya beli sejak 2013, sebagian sudah saya gunakan untuk musala. Niat saya hanya satu, wakaf ini untuk umum. Tidak ada kepentingan lain, semata-mata ingin selamat dunia akhirat," ungkap Imam.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Baiturrohim merupakan hasil gotong royong.

"Sebagian dari saya, sebagian dari H. Rohim, sehingga berdirilah masjid ini. Karena itu namanya Baiturrohim, sesuai dengan yang membangunnya, yaitu H. Abdul Rohim," tambahnya.

Dengan ikrar wakaf ini, Masjid Baiturrohim Asemrowo kini memiliki status hukum yang lebih kuat sebagai aset umat, sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan masyarakat setempat.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.