Kamis, 18 Jun 2026 12:14 WIB

Gelar Pesta Miras Bersama, Pemuda di Blitar Aniaya Temannya Hingga Meninggal

  • Penulis :
  • | Senin, 18 Agu 2025 09:38 WIB
Foto: Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly saat memberi keterangan pers (Polres Blitar Kota/jatimnow.com)
Foto: Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly saat memberi keterangan pers (Polres Blitar Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Satreskrim Polres Blitar Kota menangkap dua pemuda yang diduga kuat terlibat dalam kasus penganiayaan dan menyebabkan meninggalnya korban. Pelaku diketahui berinisial MH dan MS, warga Kecematan Sukorejo, Kota Blitar. Mereka menganiaya DN (35) warga Jl Cemara hingga menyebabkan meninggal dunia.

Sebelumnya pelaku dan korban sempat menggelar pesta miras bersama. Namun terjadi kesalahpahaman antara pelaku dan korban sehingga peristiwa penganiayaan terjadi. Jenazah korban sendiri ditemukan warga keesokan harinya.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly mengatakan peristiwa ini terjadi pada Kamis (14/8/2025) malam. Saat itu mereka menggelar pesta miras di rumah korban. Saat pesta miras tersebut terjadi kesalahpahaman hingga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban.

"Korban ditemukan meninggal dunia pada hari Jumat (15/8/2025) di rumahnya, setelah itu kami langsung melakukan penyelidikan dan kurang dari 24 jam berhasil mengamankan kedua pelaku," ujarnya, Senin (18/8/2025).

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Berdasarkan hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara, korban meninggal dunia karena benturan benda keras di kepala. Selain itu leher korban juga patah. Hasil sementara diketahui bahwa pelaku menggunakan tangan kosong dan membenturkan ke benda keras.

"Itu hasil sementara. Nantinya lengkapnya saat rilis akan mengundang dokter, mereka yang akan menjelaskan karena yang kompeten, menjelaskan detail sebab kematiannya," kata dia.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku. Mereka melakukan pendalaman terhadap motif peristiwa penganiayaan ini. Pelaku dan korban diketahui sering menggelar pesta miras bersama. Diduga terjadi kesalahpahaman sehingga pelaku menganiaya korban hingga meninggal. Tidak ada barang korban yang hilang dalam kejadian ini. Rumah korban juga masih dipasang garis polisi untuk proses penyidikan.

"Sampai sekarang ini masih kami periksa secara intensif dan melakukan pengembangan bilamana masih ada rangkaian kejadian lagi yang terjadi sebelum atau setelah ditemukan jenazah tersebut," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.