Rabu, 17 Jun 2026 09:47 WIB

Warga Bandealit Jember Kini Teraliri Listrik, Merdeka Setelah 80 Tahun

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 17 Agu 2025 14:20 WIB
Secara simbolis Bupati Gus Fawait menghidupkan listrik. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Secara simbolis Bupati Gus Fawait menghidupkan listrik. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah 80 tahun mengalami kegelapan, warga Dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Jember kini merdeka, setelah listrik mengalir ke tempat tinggal mereka.

Sejak merdeka 1945 lalu, warga Bandealit memang belum pernah teraliri listrik. Baru kini, mereka senang dan berbagia setelah di kampungnya terang.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Pada peringatan HUT ke-80 RI, Bupati Jember secara simbolis menghidupi listrik berkapasitas 900Volt ke ratusan rumah, Sabtu (16/8/2025). Dengan masuknya aliran listrik, sebanyak 350 kepala keluarga kini dapat menikmati fasilitas dasar yang selama ini hanya menjadi impian.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terwujudnya langkah besar ini. 

“Terima kasih kepada TNI, Polri, Perhutani, Taman Nasional Merubetiri, dan seluruh pihak yang ikut serta mewujudkan mimpi masyarakat Bandealit," katanya.

"Setelah 80 tahun Republik Indonesia merdeka, hari ini warga Bandealit akhirnya merasakan kemerdekaan dari kegelapan. Ini perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil,” sambungnya.

Kehadiran listrik bukan hanya sekadar penerangan, melainkan simbol hadirnya negara untuk masyarakat yang selama ini hidup di wilayah terpencil. 

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Pembangunan ini akan terus berlanjut dengan perbaikan infrastruktur jalan serta penyediaan penerangan jalan umum (PJU) demi mendukung mobilitas warga.

“Bandealit adalah bagian dari Kabupaten Jember, bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka pembangunan harus sampai di sini. Kami berkomitmen, ke depan tidak hanya listrik, tetapi juga jalan, PJU, dan fasilitas lainnya yang akan terus dibenahi," bebernya.

"Dengan begitu, masyarakat tidak lagi berada dalam kategori kemiskinan ekstrem, tetapi bisa menuju kesejahteraan,” lanjutnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Bupati menegaskan, perjuangan menghadirkan listrik ke Bandealit tidaklah mudah. Namun, dengan dukungan penuh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, infrastruktur dasar perlahan dapat diwujudkan di pelosok daerah. 

“Di era Presiden Prabowo, jalan di Bandealit sudah bagus, listrik sudah masuk. Maka tugas kita bersama, menjaga semua aset ini, agar manfaatnya bisa terus dirasakan untuk generasi mendatang,” urainya.

Dengan listrik masuk ke Bandealit, harapan baru tumbuh di tengah masyarakat. Anak-anak kini bisa belajar dengan penerangan yang layak, aktivitas warga dapat berjalan lebih produktif, dan roda ekonomi pun diharapkan bergerak lebih cepat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.