Sabtu, 20 Jun 2026 22:28 WIB

Ong Kim Swee Beber Penyebab Kekalahan Persik Kediri Atas Madura United

Persik Kediri saat melawan Madura United. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Persik Kediri saat melawan Madura United. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri kalah 1-2 atas tamunya Madura United di Stadion Gelora Joko Samudro dalam lanjutan Super League 2025/2026, Minggu (17/8/2025). Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee mengungkap beberapa penyebab kekalahan tersebut.

Di antaranya tim Persik Kediri bermain kurang kurang kompak hari ini. Selain itu para pemainnya seperti mengalami kesulitan dalam mencetak gol ke gawang tim lawan. Padahal ada begitu banyak peluang tercipta , tetapi gagal dikonversi.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Diakuinya gol cepat Madura United melalui pemain asingnya Junior pada menit ke-3 sempat membuat timnya terkejut. Madura United kemudian menggandakan keunggul kembali mencetak gol melalui Muslihuddin 87'

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

"Apabila ketinggalan pada awal menit pertandingan pasti ini memberi keyakinan pada pihak lawan. Kita banyak peluang untuk menciptakan gol tapi gagal untuk disudahi (diselesaikan). Gol pertama tersebut akhirnya membuat tekanan untuk tim. Kemudian kita dihukum lagi gol di menit akhir," terangnya

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Persik Kediri kemudian memperkecil devisi golnya pada menit 90+3' dicetak oleh  J. E. Rodríguez 90+3'. Ini merupakan kekalahan pertama yang dialami Perisk Kediri setelah pada pertandingan sebelumnya tim berjuluk macan putih itu berhasil tahan imbang tim tuan rumah Bali United.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.