Kamis, 18 Jun 2026 22:33 WIB

DKPP Kota Kediri Bakal Tindak Tegas Oknum yang Menaikkan Harga Pupuk Subsidi

  • Penulis :
  • | Kamis, 14 Agu 2025 20:25 WIB
Kios pupuk bersubsidi di Kota Kediri. (Foto: Yamuar Dedy/jatimnow.com)
Kios pupuk bersubsidi di Kota Kediri. (Foto: Yamuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri pastikan akan menindak tegas bila ada oknum yang menaikkan harga pupuk subsidi.

Plt. Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) DKPP Kota Kediri Tito mengatakan bahwa pihaknya pasti akan melakukan tindakan jika memang ada kios atau oknum yang menaikkan harga tidak sesuai ketentuan meski sejauh ini kasus tersebut belum ditemukan di Kota Kediri.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

"Kalau di Kota Kediri ini kami belum pernah menemui, tapi kalau ada kita berikan peringatan, jangan sampai terjadi, kita ada tim KP3 Kota Kediri, tugasnya seperti itu. Bisa sampai ijin dicabut atau dipecat (jadi penyalur pupuk bersubsidi)," katanya, Kamis (14/82025).

Diketahui, HET pupuk subsidi untuk alokasi Kota Kediri adalah pupuk Urea Rp2.250/ kg dan pupuk NPK Phonska Rp2.300/kg

Sementara regulasi pupuk subsidi di Kementerian Pertanian RI saat ini terdiri dari 10 komoditas dimana sebelumnya berjumlah 9. Di antaranya, untuk tanaman pangan adalah padi, jagung, kedelai, dengan tambahan komoditas ubi kayu, tanaman hortikultura adalah bawang merah, bawang putih, cabai dan tanaman perkebunan adalah kakao rakyat, tebu rakyat, dan kopi rakyat.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Pihaknya juga memastikan yang mengambil pupuk adalah yang benar-benar sesuai yang terdaftar di e-RDKK.

"Di sisi kami itu e-verval-nya, kalau di sisi distributor dan kios pengecer itu namanya aplikasi iPubers, jadi di situ ada data-data siapa yang pernah mengambil itu ada fotonya, ada foto KTP, mungkin kalau dikuasakan ada surat kuasanya, jadi di situ ada semua data-datanya, jadi dipastikan bahwa yang mengambil itu benar-benar yang terdaftar dalam e-RDKK," jelasnya.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

Tito menambahkan, untuk alokasi pupuk Urea Kota Kediri masih kurang 63 ton atau posisi sekarang 91�ri usulan RDKK, sementara NPK kurang 727 ton atau masih 66�ri usulan RDKK.

"Jadi masih kurang. Nanti kita kalau kurang minta tambahan ke propinsi, pokoknya yang penting tidak melebihi dari RDKK nya ini," tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.