Selasa, 16 Jun 2026 13:47 WIB

Unusa Fokus Kesehatan, Lahirkan Doktor Inovatif

Sidang Senat Terbuka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 yang digelar di Auditorium Kampus B Unusa Tower Lt.9, Rabu (13/8/2025). Foto/Humas Unusa
Sidang Senat Terbuka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 yang digelar di Auditorium Kampus B Unusa Tower Lt.9, Rabu (13/8/2025). Foto/Humas Unusa

jatimnow.com - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui inovasi dan penelitian. Hal ini terangkum dalam Sidang Senat Terbuka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 yang digelar di Auditorium Kampus B Unusa Tower Lt.9, Rabu (13/8/2025).

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Prof. Mohammad Nuh, mengapresiasi Unusa atas prestasinya yang melampaui usia. Ia menegaskan bahwa Unusa sejak awal didesain untuk menjadi universitas yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

"Kita akan mengembangkan Unusa menjadi kampus yang unggul, kedepannya kita akan membuka program PPDS Jantung serta Obgyn, S2 Kesehatan Masyarakat, serta Pendidikan Profesi Gizi," ucap Prof Nuh.

Rektor Unusa Achmad Jazidie, menambahkan bahwa orientasi Unusa selalu bermuara pada kemanfaatan. Pihaknya akan terus mengkaji kebutuhan masyarakat dan terlibat aktif dalam penelitian dan inovasi yang memberikan solusi nyata.

"Meskipun tantangan semakin berat, jika kita mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, maka manfaatnya akan benar-benar dirasakan. Karena itu, pada peringatan Harlah kali ini, kami mengangkat tema ‘Terus Berinovasi Meraih Kejayaan," ungkapnya.

Dalam rangkaian Harlah Unusa ke-12, tiga dosen yang baru meraih gelar doktor menyampaikan orasi ilmiah yang mengangkat tema-tema krusial di dunia kesehatan.

Dr. dr. Ardyarini Dyah Savitri, SpPD FINASIM, menyoroti pentingnya pencegahan dini penyakit ginjal diabetik (PGD) akibat diabetes melitus (DM) tipe 2. Ia mengungkapkan bahwa biaya perawatan PGD terus meningkat dan menjadi beban bagi sistem kesehatan.

"Studi di Amerika Serikat menunjukkan, gagal ginjal menelan biaya hingga lebih dari 15 juta dolar per tahun. Di tingkat nasional, dilaporkan oleh BPJS Kesehatan, pembiayaan perawatan untuk kasus PGK serta GGT mencapai Rp 11 triliun pada tahun 2024," katanya.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Ardyarini menyarankan terapi farmakologi dan penggunaan bahan alami seperti buah stroberi yang kaya antioksidan untuk mengontrol kadar gula darah.

Dr. Yurike Septianingrum, S.Kep., Ns., M.Kep., membahas inovasi model dukungan manajemen diri dalam transisi perawatan pasien stroke. Ia mengatakan bahwa stroke bukan hanya penyebab utama kecacatan, tetapi juga masalah kesehatan termahal secara global.

"Saya meyakini ketika pasien memiliki kepercayaan diri terhadap kemampuannya, maka ia akan lebih termotivasi untuk mengelola kesehatannya secara aktif dan bertanggung jawab, bahkan setelah keluar dari rumah sakit," katanya.

Yurike mengembangkan Model Dukungan Manajemen Diri Berbasis Perawatan Transisi untuk meningkatkan perilaku manajemen diri dan kemandirian pasien stroke.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

Dr. Agus Aan Adriansyah, S.KM., M.Kes., mengangkat masalah pelayanan postnatal care (PNC) yang belum optimal. Ia mengembangkan model social competence pada bidan dalam pelayanan PNC sebagai solusi inovatif.

"Model ini menempatkan kesadaran sosial meliputi empati, orientasi pelayanan, dan kesadaran organisasi sebagai fondasi utama untuk membangun keterampilan sosial, serta memperkuat komunikasi interpersonal dan kemitraan antara bidan, ibu nifas, keluarga, dan tenaga kesehatan lainnya," tandasnya.

 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.