Senin, 22 Jun 2026 02:40 WIB

Pelatih Persik Kediri Tak Ingin Remehkan Madura United

Persik Kediri saat melawan Bali United. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Persik Kediri saat melawan Bali United. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pekan kedua Super League 2025/2026, Persik Kediri akan bertanding melawan Madura United, 16 Agustus 2025. Saat ini, pelatih Macan Putih Ong Kim Swee fokus memulihkan kondisi tim setelah sebelumnya berjuang keras di kandang Bali United.

Hasil imbang di laga tersebut tak hanya membuat para pendukungnya kecewa tapi juga sang pelatih yang menilai pada pertandingan lawan Bali United, Persik Kediri cukup baik dalam bermain terlebih pada segi taktik. Meski begitu, dirinya tetap optimis dengan pertandingan-pertandingan berikutnya.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Ong Kwim Swee mengatakan bahwa pemain Persik Kediri kini dalam keadaan cukup baik dan hampir semuanya pulih ke keadaan semula kecuali Kevin yang masih mengalami cedera.

"Kita harus belajar dari yang berlaku dan kita lagi masih mempunyai 33 pertandingan untuk kita lalui dan kita senantiasa kekal fokus hingga akhir pertandingan," katanya usai latihan Selasa (12/8/2025) sore.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Pelatih asal Malaysia itu juga menambahkan bahwa pihaknya juga tidak boleh menganggap remeh Madura United meski pada pertandingan pertamanya mengalami kegagalan.

"Bagi saya semua pemain amat penting buat kita awasi dan kita tidak boleh mengambil langkah muda dimana kita terlampau yakin pasti akan memberikan impac yang berlainan," imbuhnya.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Sementara terkait penambahan pemain asing, ia serahkan ke pihak manajemen.

"Saya nggak bisa memaksa pengurusan dan saya nggak bisa memaksa pengurusan dan saya harus paham dan kalau mengikut kuota yang masih ada kita masih bisa menambah pemain tetapi buat masa ini belum ada perancangan lagi," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.