Rabu, 17 Jun 2026 23:16 WIB

10 Siswa Jepang Belajar Budaya Indonesia di MAN 1 Lamongan.

Foto: Siswa Jepang saat memperkenalkan diri kepada siswa MAN 1 Lamongan (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Siswa Jepang saat memperkenalkan diri kepada siswa MAN 1 Lamongan (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sebanyak 10 siswa asal Jepang menjalani program pertukaran pelajar di Kabuapaten Lamongan.

Pelajar asal Hiroshima Global Academy tersebut akan belajar bahasa dan budaya Indonesia di MAN 1 Lamongan selama sepekan kedepan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah mengatakan, kegiatan ini dalam rangka untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para siswa tentang budaya belajar di Jepang.

"Kegiatan hari ini adalah pertukaran pelajar. Pada kesempatan hari ini, Jepang mengirimkan 10 siswa dan 1 guru. Selama 1 minggu belajar disini," ujarnya, Senin (11/8/2025).

Selain itu, mereka juga akan belajar tentang budaya, agama Islam, bahasa dan kuliner khas Lamongan dan Indonesia.

"Dengan adanya pertukaran siswa ini, sangat memacu peserta didik untuk berani berbahasa asing, baik itu bahasa Inggris dan Jepang. MAN 1 Lamongan kebetulan punya program bahasa," terangnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Tidak hanya itu, Endah juga mengungkapkan tentang peluang alumni MAN 1 Lamongan untuk studi lanjut di Negeri Sakura Jepang.

"Terkait studi lanjut, sebenarnya kita sudah banyak mendapatkan tawaran. Cuma tantangannya, masih banyak yang takut untuk studi lanjut di luar negeri, khususnya orang tua, mereka tidak tega atau belum siap jika jauh dari anaknya," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Chusnu Yuli Setyo mengungkapkan, kegiatan pertukaran pelajar Internasional merupakan Program Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Program ini dimulai pada tahun 2023, ketika pejabat dari Hiroshima Global Academy datang ke Lamongan dan bertemu dengan pak Bupati Yuhronur Efendi. Dari situ kemudian dilaksanakan MoU dan berjalan hingga sekarang," ungkap pria yang akrab disapa pak Chusnu ini.

Lebih jauh, Chusnu menjelaskan bahwa, para pelajar Jepang akan belajar banyak hal tentang Lamongan, mulai dari bahasa, budaya dan makanan khas.

"Tidak hanya belajar di MAN 1 Lamongan. Tetapi juga di beberapa sekolah lain di Lamongan. Mereka juga akan berkunjung ke WBL (wisata bahari Lamongan). Sementara ini tinggal di hotel, selanjutnya nanti bisa tinggal di rumah guru atau siswa," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.