Rabu, 17 Jun 2026 23:04 WIB

FTMM Unair Rehabilitasi Lahan Kritis Gili Iyang

Tim FTMM melakukan penanaman pohon kelapa di Gili Iyang, Minggu (10/8/2025). Foto: FTMM for JatimNow.com
Tim FTMM melakukan penanaman pohon kelapa di Gili Iyang, Minggu (10/8/2025). Foto: FTMM for JatimNow.com

jatimnow.com – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan dengan menggelar program pengabdian masyarakat internasional (SEGTA) di Pulau Gili Iyang, Sumenep.

Pada Minggu (10/8/2025), tim FTMM melakukan penanaman pohon kelapa sebagai bagian dari upaya mewujudkan "Green Island Gili Iyang".

Sebanyak 25 bibit pohon kelapa hibrida ditanam di lahan seluas satu hektare, yang merupakan area kemitraan dengan UNAIR.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Program tersebut bertujuan untuk merehabilitasi lahan kritis, mengatasi abrasi pantai, serta meningkatkan kualitas tanah di pulau tersebut.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi kontribusi nyata Unair dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menjaga ekosistem daratan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gili Iyang," ungkap Prof. Retna Apsari, Wakil Dekan 3 FTMM UNAIR, yang memimpin langsung kegiatan ini.

Lebih lanjut, Tahta Amrillah, selaku PIC penanaman pohon, menjelaskan bahwa pemilihan pohon kelapa didasarkan pada manfaatnya yang beragam.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Kelapa tidak hanya berfungsi sebagai penahan angin dan abrasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat. Kami juga menggunakan biofertilizer hasil riset tim Prof. Ni’matuzahroh untuk memastikan pertumbuhan pohon yang optimal," jelasnya.

Ayhak, Ketua Pokdarwis Gili Iyang, menyambut baik inisiatif FTMM UNAIR. "Penanaman kelapa ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap, dengan dukungan Unair, kami dapat mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selain rehabilitasi lahan, tim SEGTA juga melakukan pemeliharaan solar shelter yang sebelumnya telah dibangun oleh FTMM untuk warga di Pantai Ropet.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Solar shelter itu menyediakan energi terbarukan bagi warga untuk mengisi daya perangkat elektronik dan sepeda listrik.

Aqil Zahwan bin Razadi, mahasiswa Electronic Engineering FTMM Unair yang terlibat dalam pemeliharaan solar shelter, mengungkapkan pengalamannya. "Kegiatan ini memberikan saya pengalaman praktis yang sangat berharga. Saya jadi lebih memahami bagaimana solar shelter bekerja dan bagaimana merawatnya agar tetap berfungsi dengan baik," tuturnya.

Yoga Uta memberikan edukasi tentang energi terbarukan kepada siswa SMPI Nurul Iman Gili Iyang, dengan fokus pada teknologi solar cell dan kendaraan listrik.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.