Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Tokoh Muda NTT Desak Usut Tuntas Kasus Tewasnya Prada Lucky

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 10 Agu 2025 23:28 WIB
Tokoh muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), William Yani Wea. Foto/Dokumentasi Pribadi
Tokoh muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), William Yani Wea. Foto/Dokumentasi Pribadi

jatimnow.com - Kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), prajurit Yonif 834/WM yang diduga dianiaya seniornya di asrama, menyita perhatian publik.

Tokoh muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), William Yani Wea, turut menyuarakan keprihatinan dan mendesak pengusutan tuntas kasus tentara tewas itu.

Baca Juga: Delegasi Pekerja Indonesia di Jenewa Soroti Nasib Rohingya

Willy, sapaan akrab William Yani, dalam keterangannya Minggu (10/8/2025), menyatakan penolakan keras terhadap segala bentuk kekerasan, apalagi yang berujung kematian.

"Tidak boleh ada kekerasan atas nama apa pun, apalagi sampai menyebabkan kematian. Saya meminta Panglima TNI mengusut tuntas kematian Prada Lucky," tegasnya.

Ia mengakui bahwa pelatihan di lingkungan militer memang menuntut kedisiplinan dan ketahanan fisik yang tinggi.

Namun, menurutnya, pelatihan tersebut harus dilakukan secara terukur dan humanis, bukan dengan kekerasan yang melukai, apalagi sampai menghilangkan nyawa.

"TNI adalah tentara rakyat, harus bersikap humanis, baik kepada rakyat maupun sesama prajurit," ujarnya.

Willy menegaskan pentingnya profesionalisme dalam tubuh TNI. "Era tentara profesional tidak boleh lagi diwarnai kekerasan fisik. Menjaga fisik itu wajib, bukan melakukan kekerasan fisik," tegas Willy, putra almarhum Jacob Nua Wea, tokoh masyarakat NTT.

Baca Juga: William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan Wakili Indonesia di ILC 114

Sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja Informal Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP IMPPI) dan kandidat Doktor di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Willy juga meminta dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan kasus penganiayaan tersebut.

Ia berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan pembinaan internal di markas TNI.

"Apakah ini karena sistem yang salah atau kelalaian internal? Budaya kekerasan sudah dihapus di institusi militer, Polri, dan sekolah kedinasan," imbuhnya.

Willy menambahkan, pembinaan prajurit memang penting, tetapi bukan dengan kekerasan.

Baca Juga: Bela Negara: Antara Kesadaran Warga dan Bayang-Bayang Militerisasi

"Pembinaan wajib, tapi bukan dengan kekerasan. Perlu ada pemberian materi tentang penghormatan terhadap HAM agar para prajurit paham batasan antara pembinaan dengan kekerasan," pungkasnya.

Saat ini, Sub Denpom Kupang telah menahan sejumlah prajurit yang diduga terlibat dalam penganiayaan Prada Lucky.

Korban, yang baru dua bulan menjadi tentara setelah lulus Secatam di Singaraja, Bali, merupakan putra seorang tentara, Serma Christian Namo.

Tragisnya, Prada Lucky gugur bukan di medan perang, melainkan dianiaya rekan-rekannya di barak. Kasus ini menjadi sorotan dan mengingatkan pentingnya penegakan hukum dan pembinaan internal di lingkungan militer.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.