Minggu, 21 Jun 2026 04:18 WIB

Ada Beasiswa Kuliah Khusus Warga Kota Kediri: Hukum-Kedokteran Gigi, Silakan Cek!

  • Penulis :
  • | Rabu, 06 Agu 2025 19:00 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri kembali membuka pintu kesempatan bagi warganya untuk meraih pendidikan berkualitas melalui program Beasiswa Mitra MAPAN. Ada lebih dari 300 kuota beasiswa, mulai dari jurusan ilmu hukum hingga kedokteran gigi. Di antaranya 100 untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di Kota Kediri

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

"Kami yakin pendidikan menjadi kunci utama dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan global. Salah satunya melalui program Beasiswa Mitra MAPAN. Dimana program ini merupakan kemitraan antara Pemerintah Kota Kediri dan Perguruan Tinggi," ujarnya, Rabu (6/8/2025).

Mbak Vinanda mengungkapkan program ini untuk mewujudkan visi Membangun Kota Kediri yang Maju, Agamis, Produktif, Aman dan Ngangeni (MAPAN). Melalui visi tersebut ingin menjadikan Kota Kediri sebagai kota yang tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, dengan SDM yang sejahtera, berdaya, dan berjiwa sosial tinggi.

"Ini program kolaborasi untuk sama-sama mewujudkan Kota Kediei yang MAPAN. Kami ingin SDM di Kota Kediri benar-benar berkualitas," ungkapnya.

Mbak Vinanda menjelaskan untuk mengakses Beasiswa Mitra MAPAN, pemohon dapat melakukan pendaftaran secara online pada website https://beasiswamapan.kedirikota.go.id. Ada beberapa syarat dan ketentuan umum yang harus dipenuhi oleh pemohon.

Seperti, beasiswa ini diperuntukkan bagi warga Kota Kediri dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) Kota Kediri yang telah terbit minimal satu tahun sebelumnya. Diprioritaskan bagi warga Kota Kediri dari keluarga tidak mampu, dengan urutan warga dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) tingkat 1-5 kemudian warga dengan DT-SEN tingkat 6-10.

Selanjutnya, pemohon dapat memilih tujuan pendidikan dari daftar Perguruan Tinggi dan Fakultas yang telah bekerjasama dengan Pemkot Kediri. Setelah diterima, penerima beasiswa sanggup menjaga IPK minimal 3,25 setiap semester. Untuk durasi beasiswa, 3 tahun bagi jenjang SMK, 4 tahun bagi jenjang S1 dan D4, serta 3 tahun bagi jenjag D3. Melebihi itu akan dikenakan biaya mandiri. Bebas biaya SPP/perkuliahan/UKT, tidak mencakup biaya almamater dan wisuda. Lulusan maksimal dua tahun terakhir (tahun 2023). Sementara untuk prodi kesehatan ada persyaratan khusus yang telah terlampir.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan menambahkan, saat mendaftar pemohon harus melampirkan berkas secara online. Yakni, scan KK, scan KTP Kota Kediri, pas foto berwarna 4x6 formal dengan background bebas, scan bukti terdaftar DT-SEN yang didapat dari Dinas Sosial Kota Kediri.

Selanjutnya pemohon melakukan persetujuan secara online. Seperti, surat pernyataan tidak/akan menerima beasiswa dari sumber lain. Lalu surat pernyataan kesanggupan pengajuan skripsi/tugas akhir dengan judul yang diangkat harus berkaitan dengan permasalahan/lokus di Kota Kediri. Surat pernyataan menyelesaikan pendidikan hingga selesai dengan nilai setiap semester yang dipersyaratkan. Terakhir, pakta integritas.

"Pemohon dapat melakukan pendaftaran dengan langkah-langkah seperti yang dicantumkan di website. Jadwalnya untuk sosialisasi kami lakukan pada tanggal 6-10 Agustus, lalu pendaftaran dan seleksi administrasi di tanggal 11-13 Agustus, dan pengumuman seleksi administrasi tanggal 15 Agustus. Selanjutnya untuk seleksi wawancara akan dilaksanakan pada 19 dan 20 Agustus serta pengumuman akhir akan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus," imbuhnya.

Anang Kurniawan memaparkan mengenai pilihan sekolah/perguruan tinggi dan fakultas serta kuota yang tersedia. SMK Bhakti Wiyata dan SMK TI Pelita Nusantara menyediakan kuota 100 orang. Dengan rincian, 20 akuntansi dan keuangan lembaga, 20 kesehatan gigi, 20 rekayasa perangkat lunak, 20 teknik komputer dan jaringan, 20 otomatisasi dan tata kelola perkantoran.

UNISKA Kediri kuota 2 orang, 1 Fakultas Ekonomi-S1Manajemen dan 1 Fakultas Pertanian-S1 Agroteknologi. IIK Bhakti Wiyata Kediri kuota 100 orang.Rinciannya 15 D3 RMIK, 15 D3 Kebidanan, 15 S1 Administrasi Rumah Sakit, 10 S1 Kesehatan Masyarakat, 10 S1 Psikologi, 10 S1 Keperawatan, 5 S1 Kebidanan, 10 S2 Kesehatan Masyarakat masuk di semester ganjil, dan 10 S2 Kesehatan Masyarakat masuk di semester genap.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

Universitas Strada Indonesia kuota 6 orang, dengan rincian 3 Fakultas Ekonomi-Bisnis Digital dan 3 Fakultas Ekonomi-Manajemen Ritail. Universitas Kadiri kuota 14 orang. Terdiri dari, 1 FIK-S1 Kedokteran Gigi, 1 FIK-S1 Kebidanan, 2 Fisip-S1 Administrasi Publik, 2 Fakultas Pertanian-S1 Agribisnis dan S1 Agroteknologi, 2 Fakultas Ekonomi- S1 Ekonomi Pembangunan, 1 Fakultas Ekonomi-S1 Manajemen, 1 Fakultas Ekonomi-D4 Akuntansi Sektor Publik, 2 Fakultas Hukum-S1 Hukum, 2 Fakultas Teknik-S1 Teknik Sipil dan S1 Teknik Industri.

UNP Kediri kuota 16 orang, rinciannya, 1 FTIK-S1 Teknik Informatika, 1 FIKS-S1 Peternakan, 1 FIKS-S1 Pendidikan Matematika, 2 FIKS-S1 Pendidikan Biologi, 1 FEB-S1 Akuntansi, 1 FEB-S1 Pendidikan Ekonomi, 1 FEB-S1 Manajemen, 1 FTIK-D3 Teknik Elektronika, 1 FTIK-Teknik Industri, 1 FTIK-Teknik Mesin, 1 FTIK-Sistem Informasi, 2 FKIP-S1 Pendidikan Guru PAUD, 1 FKIP-S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta 1 FKIP-S1 Pendidikan Sejarah.

UDINUS kuota 25 mahasiswa, 10 Sistem Informasi, 8 Teknik Informatika, dan 7 Manajemen. Universitas Terbuka kuota 25 mahasiswa, jurusan Pendidikan Agama Islam. Universitas Brawijaya Kediri kuota 5 mahasiswa, 1 Agroteknologi, 1 Agrobisnis, 1 Sosial Ekonomi dan Perikanan, 1 Akuakultur, dan 1 Peternakan. UIN Syekh Wasil Kediri kuota 43 mahasiswa, 9 Studi Agama-Agama, 10 Tasawuf dan Psikoterapi, 14 Ilmu Hadist, 10 Akidah Filsafat, dan 5 Hukum Keluarga Islam.

"Nanti bisa dilihat di pengumuman tentang persyaratan khusus. Di beberapa perguruan tinggi juga ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Silahkan warga Kota Kediri untuk mendaftar," paparnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.