Kamis, 18 Jun 2026 12:57 WIB

Transformasi Penyelenggaraan Haji, Siapkah Pemerintah Menjawab Tantangan Baru?

Ulul Albab, akademisi sekaligus Ketua Litbang DPP AMPHURI dan Ketua ICMI Orwil Jawa Timur. Foto/Dokumentasi Pribadi
Ulul Albab, akademisi sekaligus Ketua Litbang DPP AMPHURI dan Ketua ICMI Orwil Jawa Timur. Foto/Dokumentasi Pribadi

jatimnow.com - Pemerintah Indonesia tengah memasuki babak baru dalam reformasi tata kelola ibadah haji nasional dengan rencana pembentukan Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).

Reformasi tersebut merupakan langkah transformatif dari model birokratis yang selama ini berada di bawah Kementerian Agama, menuju struktur kelembagaan yang lebih profesional dan mandiri.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Menurut Ulul Albab, akademisi sekaligus Ketua Litbang DPP AMPHURI dan Ketua ICMI Orwil Jawa Timur, proses pembentukan BP Haji ini harus digarap dengan serius dan terukur.

"Resistance is normal, but delay is fatal," tegas Ulul Albab, menambahkan bahwa penundaan dalam pelaksanaan reformasi dapat berakibat sangat fatal, baik dari segi biaya, politik, maupun dampak spiritual bagi jamaah.

Proses hukum untuk pembentukan BP Haji telah memasuki tahap penting. Rancangan Undang-Undang (RUU) perubahan UU Nomor 8 Tahun 2019 telah disahkan DPR sebagai usul inisiatif pada 24 Juli 2025 dan saat ini menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari pemerintah untuk pembahasan lebih lanjut di Komisi VIII DPR.

Ulul Albab menegaskan bahwa BP Haji harus berdiri dengan tiga pilar utama. Di antaranya, kelembagaan yang kuat dan bebas tekanan politik dengan kewenangan tegas, transparansi dan akuntabilitas publik yang ketat, serta manajemen transisi yang sistematis sehingga tidak menimbulkan kekacauan dalam proses alih tugas dari Kemenag.

Waktu persiapan sangat terbatas, mengingat Arab Saudi telah menetapkan standar baru bahwa seluruh pengurusan kontrak haji mencakup akomodasi, transportasi, dan katering harus rampung 8 bulan sebelum keberangkatan.

Jika BP Haji ditargetkan beroperasi penuh pada musim haji 2026, fondasi kelembagaan dan SDM harus siap paling lambat pertengahan 2025.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Lebih jauh, Ulul Albab mengingatkan bahwa reformasi ini bukan sekadar soal prosedur birokrasi, tapi menyangkut reputasi Indonesia sebagai negara dengan jamaah haji terbesar di dunia.

"Kegagalan transisi hanya akan merugikan jamaah dan mencoreng nama bangsa," ujarnya.

Reformasi ini juga membuka peluang agar Kementerian Agama dapat fokus menguatkan pembinaan umat dan nilai-nilai moderasi Islam, sementara tugas operasional haji diserahkan ke lembaga profesional dan khusus.

Ulul Albab mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkomitmen dalam transformasi ini.

Baca Juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota

“AMPHURI, ICMI, dan berbagai elemen masyarakat muslim siap berkontribusi secara serius,” katanya.

Pelibatan umat, kata dia, adalah kunci agar reformasi tidak menjadi sekadar formalitas tanpa daya tahan sosial dan keberlanjutan.

Momentum ini menjadi ujian bagi pemerintah dan DPR untuk memilih jalan serius dalam melayani hak-hak jamaah haji dengan penuh amanah.

“Jangan sampai sejarah menunggu kita, mari kita tunjukkan kesungguhan dalam menyongsong era baru penyelenggaraan haji,” tutup Ulul Albab.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.