Selasa, 16 Jun 2026 18:46 WIB

Balita Di Lamongan Terkunci Dalam Mobil, Evakuasi Berjalan Dramatis

Foto: Evakuasi anak terkunci mobil di Lamongan. ( Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Evakuasi anak terkunci mobil di Lamongan. ( Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Seorang balita di Lamongan terkunci di dalam mobil. Orang tua meninggalkan balita tersebut untuk berbelanjang di Pasar Rakyat Sidomulyo, Kota Lamongan, Minggu (3/8/2025). Beruntung petugas Damkar bisa mengevakuasi balita ini. Kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan kepada buah hati.

Anggota Damkar Lamomgan, Iksan mengatakan kejadian ini bermula saat rombongan satu keluarga menggunakan Mobil SUV N 1985 MF berniat berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Sidomulyo, sekitar pukul 17:30 WIB.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Saat itu sang ibu berbelanja, sedangkan anak yang tengah tertidur dan ayahnya menunggu di dalam mobil.

Tak berselang lama sang ayah keluar mobil berniat ingin merokok dan meninggalkan sang anak didalam mobil dengan kondisi mesin masih menyala.

Usai merokok, sang ayah kemudian kembali dan menyadari bahwa mobilnya telah terkunci otomatis dengan anaknya yang masih tertidur nyenyak.

"Karena berulang kali usaha membuka pintu gagal, hingga akhirnya inisiatif memanggil petugas Pemdam Kebakaran (Damkar) Lamongan," ujarnya, Senin (4/8/2025).

Kajadian tersebut diwarnai kepanikan orang tua, ditambah sang anak yang masih balita menangis sejadi-jadinya. Disisi lain, sang ibu menangis histeris karena takut anaknya keracunan gas Co2 yang dikeluarkan dari pendingin udara mobil.

Evakuasi terkedala karena pemilik kendaraan tidak mau mobilnya mengalami kerusakan. Hingga akhirnya sang anak mulai tenang dan berhasil diarahkan membuka pintu bagian sopir.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kita coba membuka pintu tengah, kemudian depan bagian sopir tapi gagal. Sempat berniat memecah kaca tapi pemilik mobil tidak mengizinkan," tuturnya.

Evakuasi anak terkunci mobil ini akhirnya berhasil sekitar pukul 18:30 WIB. Petugas berupaya mengarahkan anak untuk membuka pintu depan bagian sopir.

"Yang bisa dilakukan waktu kejadian itu adalah menenangkan anak dan mengarahkan membuka handel pintu depan," ungkapnya.

Usai berhasil dievakuasi, sang anak terlihat trauma dengan tubuh yang bergetar akibat menangis terlalu lama.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Suwanto Korwil Damkar Lamongan mengimbau agar para orang tua tidak berlaku lalai dan senantiasa meningkatkan pengawasan kepada para buah hatinya.

"Kejadian semacam ini memang jarang terjadi tapi memang benar dampaknya kalau telat sedikit saja bisa membahayakan," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.