Selasa, 16 Jun 2026 04:42 WIB

KRI Bima Suci Kembali Berlayar, Tebarkan Diplomasi dan Tempa Taruna Masa Depan

KRI Bima Suci memulai pelayaran muhibah diplomasi duta bangsa dan Latihan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). (Foto: Dispen Koarmada II for JatimNow.com)
KRI Bima Suci memulai pelayaran muhibah diplomasi duta bangsa dan Latihan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). (Foto: Dispen Koarmada II for JatimNow.com)

jatimnow.com - KRI Bima Suci, kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut (AL), kembali mengarungi samudera. Pelayaran kali ini bukan sekadar latihan, namun membawa misi diplomasi dan pendidikan yang sarat makna.

Dengan layar terkembang, KRI Bima Suci memulai pelayaran muhibah diplomasi duta bangsa dan Latihan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III Angkatan ke-72 Tahun 2025.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Upacara pemberangkatan yang berlangsung khidmat di Dermaga Madura Ujung, Markas Koarmada II, Surabaya, Jumat (1/8), dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya. Wakil Gubernur AAL, Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, turut mendampingi dalam acara pelepasan yang penuh haru dan bangga ini.

Pelayaran KJK 2025 ini menandai pelayaran ke-9 KRI Bima Suci dalam misi diplomasi pertahanan maritim. Dinahkodai Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, kapal akan berlayar selama 60 hari, menempuh jarak 6.895 Nautical Mile.

Pemberangkatan KRI Bima Suci berlangsung khidmat di Dermaga Madura Ujung, Markas Koarmada II, Surabaya, Jumat (1/8). Foto: Dispen Koarmada II for JatimNow.comPemberangkatan KRI Bima Suci berlangsung khidmat di Dermaga Madura Ujung, Markas Koarmada II, Surabaya, Jumat (1/8). Foto: Dispen Koarmada II for JatimNow.com

Rute yang akan dilewati cukup panjang: Surabaya – Jakarta – Padang – Penang (Malaysia) – Sattahip (Thailand) – Muara (Brunei Darussalam) – Tarakan – Makassar – dan kembali ke Surabaya.

Misi kali ini melibatkan 283 personel. Terdiri dari 106 prajurit KRI Bima Suci, 97 Taruna AAL Angkatan ke-72, 12 staf Satlat KJK, dua Taruna dan satu pendamping dari Akademi Militer, dua Taruna dan satu pendamping dari AAU, 60 peserta ASEAN Plus Cadet Sail (APCS), dan dua awak media nasional.

Kehadiran peserta APCS menambah dimensi internasional pada pelayaran ini, memperkuat kerja sama dan persahabatan antar negara.

Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut

Laksda TNI I G. P. Alit Jaya menegaskan bahwa makna penting pelayaran ini dalam amanatnya. "Lattek ini bukan sekadar kurikulum, tapi pembentukan jati diri perwira laut sejati," tegasnya.

"Jadilah pelaut tangguh, berwawasan global, namun berakar kuat pada nilai-nilai bangsa," tuturnya. Pesan ini menjadi bekal berharga bagi para taruna dalam menghadapi tantangan tugas di masa depan.

Pangkoarmada II juga berharap pelayaran ini akan mempererat hubungan persahabatan dan komunikasi yang baik dengan negara-negara yang dikunjungi.

Misi diplomasi ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama maritim dan memperkenalkan Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Koarmada II Gelar Apel Latopslagab 2026, TNI AL Tekankan Kesiapan Tempur

Keberangkatan KRI Bima Suci disaksikan oleh para pejabat utama Koarmada II, Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Yully Alit Jaya, dan para Pengurus inti DJA II.

Doa restu dan semangat mereka menyertai seluruh peserta pelayaran, berharap misi ini berjalan lancar dan sukses mengharumkan nama Indonesia.

Pelayaran KRI Bima Suci ini bukan hanya perjalanan, tetapi juga sebuah simbol komitmen Indonesia dalam membangun pertahanan maritim yang kuat dan diplomasi yang efektif.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.