Selasa, 16 Jun 2026 04:06 WIB

Stop Impulsif! Atur Keuangan Keluarga dengan Strategi Jitu

Data terbaru mengungkap bahwa perempuan, khususnya ibu muda, semakin mendominasi pengguna layanan paylater dan pinjaman online. (Foto: JatimNow.com/Kredivo)
Data terbaru mengungkap bahwa perempuan, khususnya ibu muda, semakin mendominasi pengguna layanan paylater dan pinjaman online. (Foto: JatimNow.com/Kredivo)

jatimnow.com - Di balik perannya sebagai pengelola rumah tangga, pendidik anak, hingga penjaga emosi keluarga, ibu juga memegang kendali penting dalam urusan keuangan. Namun, tahukah Anda bahwa emosi yang naik turun bisa menjebak ibu dalam keputusan finansial impulsif?

Data terbaru mengungkap bahwa perempuan, khususnya ibu muda, semakin mendominasi pengguna layanan paylater dan pinjaman online. Kredivo dan Katadata Insight Center mencatat, hampir separuh pengguna paylater adalah perempuan berusia 18-35 tahun (2024). Data pinjaman daring pun menunjukkan tren serupa, dengan perempuan sebagai mayoritas peminjam.

Baca Juga: Unitomo Rancang Perlindungan Hukum Remaja Pengguna PayLater, Regulasi Mendesak!

Akses mudah ke kredit digital memang menawarkan solusi instan, tapi juga menyimpan risiko. Satgas PASTI OJK menerima lebih dari 15 ribu aduan terkait pinjaman ilegal sepanjang 2024, dan ironisnya, sebagian besar pelapor adalah perempuan usia produktif (26-35 tahun). Alih-alih membantu, kredit digital yang tak dipahami dengan baik justru bisa menjadi bumerang.

"Ibu seringkali menjadi 'menteri keuangan' keluarga, membuat keputusan finansial dalam kondisi kurang ideal," kata Psikolog Marissa Meditania

Bukan karena lalai, tapi karena tuntutan bertindak cepat di tengah padatnya rutinitas dan dorongan melindungi keluarga, ditambah akses edukasi yang belum merata. Keputusan finansial sering diambil sambil masak, antar anak, atau mengurus rumah.

"Akibatnya, kebutuhan mendesak terasa lebih penting dari dampak jangka panjang," ujarnya.

Namun, ada kabar baik. Data Kredivo menunjukkan, banyak ibu yang sudah memanfaatkan paylater secara bijak untuk kebutuhan esensial: belanja bahan makanan (66,9%), produk kesehatan dan kecantikan (16,4%), serta kebutuhan anak dan rumah tangga (10,1%). Jika dikelola dengan tepat, paylater bisa menjadi alat bantu cerdas.

4 Cara Menggunakan Paylater Aman untuk Ibu Bijak:

1. Kenali Emosi Sebelum 'Checkout'

Tarik napas dalam-dalam saat emosi sedang tidak stabil. Tunda keputusan pembelian jika hanya didorong keinginan sesaat. Biasakan mindful spending dan prioritaskan kebutuhan esensial.

Baca Juga: Pinjol dan Paylater Jadi Penyebab Konflik Rumah Tangga, Tak Hanya KDRT

2. Batasi Cicilan

Idealnya, total cicilan bulanan tidak melebihi 30�ri penghasilan. Kontrol pengeluaran kecil agar tidak menjadi beban di kemudian hari.

3. Pilih Paylater Resmi

Pastikan layanan paylater terdaftar dan diawasi OJK untuk menghindari praktik ilegal yang merugikan. Cek legalitasnya di website OJK sebelum menggunakan.

4. Diskusi dengan Orang Terpercaya

Baca Juga: Tips Aman Menggunakan Paylater, Solusi Cerdas Tanpa Jebakan Utang

Jangan ragu berbagi masalah keuangan dengan pasangan atau orang terdekat untuk mendapatkan perspektif dan dukungan emosional.

Marissa Meditania menegaskan, keputusan finansial ibu adalah cermin bagi anak-anak. Tanpa sadar, cara ibu menggunakan uang menjadi pelajaran pertama bagi anak. Yang paling membekas bukan nasihat, tapi kebiasaan yang mereka lihat sehari-hari.

"Karena itu, penting bagi ibu untuk mengambil keputusan secara mindful, bukan hanya demi menjaga keuangan tetap sehat, tapi juga menanamkan nilai finansial yang bertanggung jawab sejak dini," pungkasnya.

Dengan mengenali emosi dan memanfaatkan paylater secara bijak, ibu dapat menjadi pahlawan finansial keluarga tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.