Senin, 15 Jun 2026 23:58 WIB

Aksi Perundungan yang Melibatkan Siswa di Blitar Sudah 3 Kali Terjadi

  • Penulis :
  • | Selasa, 22 Jul 2025 09:30 WIB
Foto : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka (Bramanta/jatimnow.com)
Foto : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Aksi perundungan yang dilakukan siswa di Blitar bukanlah kali pertama terjadi. Kasus perundungan dan penganiayaan yang terjadi di SMP Negeri 3 Doko pada Jumat (18/7/2025) lalu merupakan yang kali ketiga. Sebelumnya dua video aksi perundungan viral di bulan Mei dan April 2025. Video aksi perundungan pertama muncul di media sosial pada Sabtu (8/3/2025), yang memperlihatkan anak gadis usia pelajar SMP sedang dipukuli oleh beberapa temannya dan terjadi di Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Kasus kedua, terjadi di hutan Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Video tersebut di upload pada Selasa (22/4/2025) Nampak, seorang anak gadis berusia pelajar SMP menangis histeris, karena dipukuli oleh empat anak gadis lain. Korban duduk diatas sepeda motor, rambutnya ditarik, didorong-dorong dan dipukuli beberapa pelaku.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka mengatakan SMPN 3 Doko terletak di Desa Sumber Urip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Lokasi sekolah ini berbatasan langsung dengan kawasan kebun teh Kulon Mbambang, serta area yang tengah dikembangkan menjadi POM Tiga Greenfield, sebuah kawasan industri susu berskala besar. Sebelumnya sekolah ini merupakan SMP Satu Atap (Satap). Baru beberapa tahun terakhir sekolah ini berdiri sendiri, namun tetap menghadapi tantangan berat soal jumlah murid dan sarana pendidikan.

"Jumlah siswanya tidak banyak, dua kelas tidak penuh semua," ujarnya, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Saat disinggung mengenai fenomena kasus perundungan di wilayah Kabupaten Blitar, Adi menjelaskan hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak. Baik Dinas Pendidikan, sekolah maupun masyarakat ikut bertanggungjawab terkait peristiwa tersebut. Lingkungan masyarakat seharusnya juga berperan aktif untuk mencegah terjadinya perundungan.

"Kewajiban seperti itu sebenarnya kan juga kewajiban selain lembaga juga lingkungan, masyarakat, orang tua, sama-sama kita jaga. Kita semua juga punya wajah istimewa putra-putri kita untuk menjadikan generasi yang hebat luar biasa," tuturnya.

Hingga saat ini pihak Dinas masih melakukan investigasi terkait persitiwa perundungan dan penganiayaan di SMP Negeri 3 Doko, yang videona viral di media sosial. Mereka telah membentuk tim guna menelusuri kejadian tersebut. Investigasi ini dilakukan untuk memastikan adanya sanksi yang akan diberikan.

Baca Juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri

"Kita masih menunggu laporan dari tim investigasi yang sudah dibentuk," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.