Rabu, 17 Jun 2026 17:20 WIB

Miris, Aksi Bullying dan Penganiayaan Terjadi di SMP Negeri di Blitar

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Jul 2025 09:15 WIB
Foto : Capture video bullying di SMP Negeri di Blitar (Bramanta/jatimnow.com)
Foto : Capture video bullying di SMP Negeri di Blitar (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Sebuah video aksi bullying massal yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Doko Kabupaten Blitar viral di media sosial. Dalam video tersebut terekam seorang siswa mendapatkan perundungan dan penganiayaan oleh sejumlah temannya. Korban hanya bisa berdiri terdiam dan bersender di tembok. Sedangkan temannya secara bergantian dan beramai-ramai mengejek dan memukuli korban.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka mengaku sudah mengetahui adanya insiden tersebut. Pihak sudah mendapatkan laporan dari sekolah tentang adanya peristiwa ini. Aksi bullying dan penganiayaan ini terjadi pada hari Jumat (18/7/2025) saat kegiatan kerja bakti. Korban diketahui merupakan siswa klas 7. Sempat terjadi saling ejek antara korban dengan siswa lain. Hingga akhirnya keributan meluas dan aksi bullying secara massal pun terjadi.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Kronologis kejadian, pada hari Jumat sore saya dilapori waka kesiswaan, bahwa pada saat siswa melaksanakan kerjabakti di lingkungan sekolah. terjadi, pada saat istirahat terjadi saling olok olokan, terjadilah keributan," ujarnya, Senin (21/7/2025).

Setelah kejadian tersebut pihak sekolah mengundang semua pihak yang terlibat dalam peristiwa ini. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan Pemdes setempat juga dihadirkan guna membahas peristiwa tersebut. Pertemuan kemudian dilanjutkan ke rumah korban.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Dihadiri pak kamituwo dan muncul kesepakatan diselesaikan secara kekeluargaan dengan beberapa permintaan dari ortu kelas 7 selaku korban" imbuhnya.

Pihak keluarga meminta kepada sekolah untuk melakukan pembinaan terhadap beberapa siswa yang terlibat dalam kejadian ini. Permintaan tersebut dipenuhi pihak sekolah dan siswa yang terlibat akan dilakukan pembinaan secara langsung oleh Babinsa. Mereka juga membuat surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Baca Juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri

"Permintaannya juga disetujui bersama, yaitu ada beberapa anak yang diminta untuk ada pembinaan lebih lanjut yang ditangani oleh pihak babinsa dan hari ini membuat surat pernyataan bersama," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.