Jumat, 19 Jun 2026 08:27 WIB

Bawaslu Jatim Buka Lowongan Pemantau Pemilu 2019, Ini Syaratnya

Komisioner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi (istimewa)
Komisioner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi (istimewa)

jatimnow.com - Sampai saat ini belum ada yang terdaftar sebagai pemantau pemilu 2019 di Jawa Timur. Baik itu perorangan, lembaga maupun organisasi.

Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Khunaifi menerangkan bahwa Pemantau Pemilu yang bisa mendaftar adalah seperti lembaga swadaya masyarakat, badan hukum, lembaga pemantau dari luar negeri, lembaga pemilihan luar negeri, dan perwakilan negara sahabat di Indonesia, serta perseorangan yang mendaftar kepada Bawaslu dan telah memperoleh akreditasi dari Bawaslu.

Aang mengatakan, pihaknya sudah menggelar sosialisasi kepada pihak lembaga-lembaga dan organisasi kepemudaan terkait Pemantau Pemilu.

"Sudah saya sosialisasikan kemarin. Ya semoga ada yang segera mendaftarkan diri," ujar Aang ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/10/2018)

Ada yang berbeda dengan Pemantau Pemilu 2019 kali ini. Menurut Aang apabila pada gelaran Pilpres Pilgub lalu, yang memberikan akreditasi adalah KPU namun saat ini akreditasi Pemantau Pemilu akan dipegang oleh Bawaslu.

"Pemantau Pemilu berakreditasi perlu dimiliki oleh lembaga yang ingin berpartisipasi dalam proses Pemilu. Sejak pendaftaran hingga pemungutan suara agar mendapat legalitas dan perlindungan hukum," jelasnya.

Aang menambahkan, untuk dapat mendaftarkan diri sebagai Pemantau Pemilu organisasi atau lembaga harus terdaftar dalam Bakesbangpol dan Pemerintah Daerah. Bahkan organisasi harus bersifat independen, baik dari sikap politik maupun dari sumber dana.

"Itu syarat utama lembaga tersebut untuk mendaftar. Apabila sudah memenuhi silahkan mendaftar ke Bawaslu Provinsi, kalau mau wilayah provinsi atau ke Bawaslu Kabupaten/Kota kalau mau wilayah kota. Nanti yang mengeluarkan sertifikat akreditasi tetap Bawaslu RI," paparnya

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.