Selasa, 16 Jun 2026 23:56 WIB

Isu Beras Premium Oplosan Berdampak ke Penjualan di Pasar Lamongan

Pedagang beras di Pasar Tradisional Sidoharjo Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pedagang beras di Pasar Tradisional Sidoharjo Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penjual beras di Pasar Sidoharjo Lamongan, mengaku mulai merasakan dampak dari kabar beras premium oplosan. Ia mengungkapkan bahwa warga mulai beralih ke beras medium untuk kebutuhan konsumsi harian.

"Sangat berdampak dan merugikan, belakangan minat masyarakat mulai menurun untuk beras premium," ungkap Johar, Jumat (18/7/2025).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Lambat laun, Johar khawatir bila nanti kabar ini terdengar masyarakat lebih luas hingga muncul stigma semua beras premium dioplos. 

"Beruntungnya mayoritas pelanggan saya adalah konsumen beras medium atau produksi lokal yang memiliki kualitas premium, karena rata-rata merupakan pengusaha kuliner atau warung," urainya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Untuk sementara, Johar menyebut pihaknya kini menghentikan pembelian beras premium bermerk untuk menghindari penumpukan stok. Mengingat potensi penarikan produk yang mengakibatkan kerugian.

"Takutnya nanti ada stok malah ditarik pemerintah, bukan untung malah buntung. Jadi kita ya cari tau merk-merk yang dioplos itu apa saja," tuturnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Anang Taufik membeberkan untuk mengantisipasi timbulnya keresahan pihaknya menggelar sidak ke sejumlah toko modern.

"Mengantisipasi timbulnya keresahan yang ada di masyarakat paling tidak merek-merek itu sementara waktu untuk tidak boleh dijual dulu, untuk sementara sementara disimpan dulu," katanya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.