Senin, 22 Jun 2026 17:07 WIB

Istri Wali Kota Probolinggo Kepincut Kain Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri

  • Penulis :
  • | Kamis, 17 Jul 2025 18:10 WIB
Istri Wali Kota Probolinggo saat belajar menenun di Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Istri Wali Kota Probolinggo saat belajar menenun di Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Istri Wali Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin kepincut kain tenun ikat Bandar Kidul, saat mengikuti Ladies Program; City Tour ke Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul, Kota Kediri, Kamis (17/7/2025). Dia pun memborong wastra, yang terkenal karena keunikan dan motif cantiknya tersebut.

Hari ini, dr. Evariani Aminuddin berkeliling Kota Kediri bersama para istri kepala daerah dan delegasi Muskomwil IV ke-13 APEKSI di Kota Kediri. Pertama ia mengunjungi Pabrik Rokok PT Gudang Garam Tbk. Di sana mereka melihat aktivitas produksi oleh ribuan pekerja yang terampil.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Lalu, mereka mengintip kemegahan Bandara Dhoho Kediri. Bandara pertama di Indonesia yang dibangun dengan sistem Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited, oleh Gudang Garam.

Bandara ini megah, dengan perpaduan konsep modern dan sentuhan budaya lokal yang menjadikannya sangat istimewa.

Kecintaan dr. Evariani Aminuddin terhadap kain tenun ikat Bandar Kidul Kota Kediri muncul dari sini. Saat para peserta disuguhkan penampilan fashion show dari para model yang mengenakan kreasi kain tenun ikat. Sejumlah model tampak anggun dengan balutan wastra yang berusia ratusan tersebut.

Dia pun mengaku sangat terkesan dengan pertunjukkan ini. Kain-kain tenun ikat yang cantik itu dikreasikan dengan sangat sempurna. Terlebih saat dia dan peserta diajak mengunjungi langsung Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul. Di sana mereka juga berkesempatan belajar menenun dengan alat tradisional bukan mesin (ATBM).

Menurut dr. Evariani Aminuddin, kain tenun memiliki tekstur yang lembut serta nyaman dikenakan. Tak lupa dia memborong kain-kain ini untuk buah tangan. Termasuk para istri dan delegasi lainnya.

“Saya sangat menyukai tenun Kediri. Tenun ini sangat spesifik, lembut, warnanya berkilau, halus, nyaman dipakai di badan. Itu kesan pertama saya,” kata dr. Evariani Aminuddin

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

“Dan saya memang sudah berencana membawa tenun ini sebagai gift atau oleh-oleh untuk orang-orang yang penting di mata saya. Karena saya datang ke Kediri, pasti banyak yang berharap saya membawa buah tangan dari sini,” tambahnya.

Selain tekstur, corak kain tenun yang dibuat langsung oleh tangan-tangan kreatif para perajin juga menurutnya sangat keren. Terlebih ketika dikenakan oleh kaum hawa.

“Salah satu hal yang paling saya sukai adalah ketika tenun Kediri ini dijadikan dress untuk perempuan. Itu sangat keren. Apalagi yang dipakai oleh MC saat acara tadi kombinasi warnanya indah sekali. Saya kagum bagaimana motif garis pada tenun bisa mempercantik lekuk tubuh. Motif garis, segitiga, atau garis lurus yang disusun tegak semuanya mampu memberikan ilusi bentuk tubuh yang lebih ramping. Saya suka sekali,” jelas Ketua TP PKK Kota Probolinggo itu.

Secara keseluruhan, Kota Kediri memberikan pengalaman berarti bagi dirinya dan seluruh delegasi. Bagaimana pemerintah dan warganya menyambut acara ini. Juga proses tumbuh kota yang cukul baik.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Dia pun tak sungkan untuk menjadikan Kota Kediri sebagai pembelajaran, bagaimana mengembangkan UMKM, menarik investor, dan yang paling penting, bagaimana pemerintahnya benar-benar melayani masyarakat.

“Bagi saya, Kediri bisa menjadi contoh bagi daerah lain, terutama di Jawa Timur. Kota ini menunjukkan bagaimana proses tumbuh kembang bisa terjadi dengan baik. Dari sini, kita bisa melihat kelebihan-kelebihan yang patut kita pelajari dan bawa pulang, misalnya bagaimana mereka mengembangkan UMKM, menarik investor, dan yang paling penting, bagaimana pemerintahnya benar-benar melayani masyarakat,” ungkapnya.

“Kunjungan ini menjadi proses pembelajaran bagi kami. Apa yang kita temui di Kediri akan kita bagikan di Probolinggo. Kita ingin semua kota saling berbagi, saling bahu-membahu membawa perubahan positif bagi Indonesia ke depan,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.