Senin, 22 Jun 2026 23:29 WIB

Tingkatkan Produksi Tebu, Mas Dhito Bakal Kawal Kebutuhan Pupuk Petani di Kediri

  • Penulis :
  • | Rabu, 16 Jul 2025 16:00 WIB
Mas Dhito saat memberikan bantuan untuk petani tebu di Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat memberikan bantuan untuk petani tebu di Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen untuk mengawal ketersediaan pupuk guna menggenjot peningkatan produktivitas tebu di Kabupaten Kediri.

Hal ini menyusul arahan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam acara sarasehan nasional bersama petani tebu di perkebunan Jengkol, Plosoklaten pada Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: Kemensos Puji SMA SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Gagasan Mas Dhito

Dalam acara itu, Mentan mendorong peningkatan produktivitas tebu di tiap daerah guna mewujudkan swasembada gula nasional. Pemerintah siap membantu petani termasuk dalam mendukung pemenuhan pupuk.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang juga hadir dalam acara itu menyampaikan, Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang lebih dari setengah produksi gula di Indonesia.

Produksi gula di Jawa Timur, menurut Emil, pada musim kemarau 2024 mencapai 52 persen atau 16,8 juta ton yang dihasilkan dari luasan tanam 245.000 hektare.

Baca Juga: 73 Persen Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Tembus PTN Jalur SNBT

"Kabupaten Kediri ini adalah penghasil tebu terbesar kedua di seluruh Jawa Timur. Total luas area per tahun di atas 20.000 hektare," beber Emil pada acara itu.

Di Kabupaten Kediri, tebu menjadi salah satu komoditas perkebunan andalan. Pada tahun 2024 area tanam tebu mencapai 20.454 hektare dan ditargetkan naik 20.594 hektare pada tahun 2025.

"Kabupaten Kediri sebagai produsen tebu terbesar nomor dua di Jawa Timur, maka permasalahan pupuk (harus bisa) diselesaikan. Nanti saya akan komunikasi intens dengan beliaunya (Mentan)," kata Mas Dhito.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Diungkapkan Mas Dhito, saat ini produksi tebu di Kabupaten Kediri rata-rata antara 108-109 ton per hektare. Pun jumlah itu sudah di atas rata-rata yang ditetapkan Mentan, Mas Dhito menargetkan supaya rata-rata produksi tebu bisa naik.

"Kita mau kejar sampai 110 ton (per hektare). Itu bagian dari swasembada kita," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.