Sabtu, 20 Jun 2026 01:17 WIB

Satgas Bencana Alam dan Kebakaran Dibentuk di Tiap Sekolah Surabaya

simulasi gempa bumi dan kebakaran di SMP Negeri 19 Surabaya, Selasa (9/10/2018).
simulasi gempa bumi dan kebakaran di SMP Negeri 19 Surabaya, Selasa (9/10/2018).

 jatimnow.com – Dinas Pemadaman Kebakaran (PMK) dan Linmas Kota Surabaya membentuk satuan tugas (satgas) peduli bencana alam dan kebakaran di setiap sekolah di Surabaya. Hal ini untuk mengantisipasi bencana alam dan kebakaran di Kota Pahlawan.

Satgas tersebut baru diujikan di SMP Negeri maupun swasta di wilayah Surabaya timur. Dalam teknisnya, Satgas tersebut melibatkan lima personil yang ada di sekolah, diantaranya kepala sekolah, guru, petugas keamanan, dan dua murid yang memiliki fungsi tersendiri.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Khusairi, Kepala Rayon 3 Rungkut PMK Surabaya mengatakan gerakan itu dibentuk saat menggelar kegiatan simulasi gempa bumi dan kebakaran di SMP Negeri 19 Surabaya, Selasa (9/10/2018).

Dalam kegiatan itu, sebanyak 200 orang dilatih untuk menyelamatkan diri ketika berada di dalam ruang kelas saat terjadi bencana alam dan kebakaran.

"Dalam teknisnya, kami juga mengajarkan cara berlindung di tempat yang benar-benar aman dari reruntuhan bangunan," terangnya.

Saat pelatihan itu, pihaknya juga mengajak para guru maupun siswa juga sadar terhadap beberapa faktor penyebab kebakaran yang biasanya timbul di kawasan perkotaan.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Kita imbau agar selalu mengontrol benda-benda yang kerap memantik kebakaran, seperti stop kontak listrik agar tidak dibebani dengan berbagai peralatan. Selain itu, selalu mengontrol tumpukan sampah organik lainnya yang bisa memicu terjadinya kebakaran," urainya.

Sementara itu, Trigasi Ayu Carina Yudha, salah satu Guru SMP YPPK Surabaya yang tergabung dalam satgas itu mengaku, senang bisa mengikuti acara ini karena bisa menambah ilmu dalam mencegah kebakaran di lingkungan sekolahnya.

"Manfaat simulasi ini juga berfungsi di rumah kita sendiri, nantinya saya tularkan kepada keluarga di rumah," pungkasnya.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.