Minggu, 14 Jun 2026 21:23 WIB

Mbak Vinanda Komitmen Hapus Angka Putus Sekolah di Kota Kediri

  • Penulis :
  • | Senin, 07 Jul 2025 19:45 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan secara simbolis ijazah kesetaraan kepada para lulusan program kesetaraan tahun ajaran 2024-2025, Senin (7/7/2025). Kegiatan ini tidak sekedar penyerahan ijazah, tapi penyerahan kembali harapan, harga diri dan masa depan.

"Hari ini saya menyerahkan ijazah kesetaraan kepada warga Kota Kediri yang putus sekolah. Total semuanya ada 437 orang dan tadi diserahkan secara simbolis kepada 18 orang. Warga yang memperoleh ijazah kesetaraan ini, usianya ada yang di bawah 24 tahun dan ada juga yang di atas 24 tahun. Dengan penyerahan ijazah kesetaraan ini, diharapkan bisa menjadi motivasi untuk terus belajar. Sehingga ke depan di Kota Kediri tidak ada lagi angka putus sekolah,” jelas Mbak Vinanda.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Wali Kota Kediri juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri dirasa perlu segera membentuk tim penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor seperti yang hadir pada kegiatan ini yakni Dinas Pendidikan, Dinsos, Dispendukcapil, Bappeda, DP3AP2KB, Kominfo, Kemenag, para Camat, serta Forum PKBM. Tim ini tidak hanya bekerja di tingkat kota, tapi dilanjutkan hingga ke tingkat kelurahan, RT/RW, serta melibatkan kader-kader PKK dan elemen masyarakat lainnya yang memiliki akses langsung dan kedekatan sosial dengan warga.

Mbak Vinanda juga meyakini, bahwa penyelesaian masalah anak tidak sekolah, tidak cukup hanya di meja kebijakan, tetapi harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, akan bisa menjangkau lebih banyak warga, mendeteksi lebih awal, dan memberikan solusi yang tepat.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Jika mengetahui anak-anak atau warga yang tidak sekolah atau putus sekolah, masyarakat diminta menghubungi layanan Lapor Mbak Wali di 112, pasti akan ditindaklanjuti dan didampingi sampai mereka kembali bersekolah.

Pada penyerahan ijazah kesetaraan ini, juga dilakukan dialog interaktif dengan warga belajar yang ada di Lapas Kelas II A Kediri. Warga belajar tersebut merupakan binaan PKBM Ar Rahman Kediri.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Karena itu, Kepala Lapas Kelas II A Kediri berharap program pendidikan kesetaraan ini bisa terus dilanjutkan karena sangat bermanfaat bagi warga Lapas Kelas II A, terutamanya untuk mengisi waktu mereka dalam menjalankan masa pidana.

“Program pendidikan kesetaraan ini sangat bagus dan luar biasa, harus dilanjutkan dan semoga terus berjalan baik,” terangnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.