Kamis, 18 Jun 2026 03:44 WIB

Bawa Pesan dari Khofifah, Pramuka Jatim: Jangan Sampai Tidak Mengenal Budaya

Arum Sabil (kanan) saat melantik Kwarcab dan Mabicab Situbondo (foto: Pramuka Jatim for jatimnow.com)
Arum Sabil (kanan) saat melantik Kwarcab dan Mabicab Situbondo (foto: Pramuka Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur Arum Sabil membawa amanat dari Khofifah Indar Parawansa saat melantik Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo sebagai Mabicab Pramuka dan Wakilnya Ulfiyah sebagai Kwarcab.

Amanat tersebut berupa program Pramuka Produktif yang ditujukan pada generasi muda. Arum, sapaan akrabnya, ingin, generasi muda di Sitibondo diberi peran dan kontribusi untuk menjaga warisan budaya Jawa Timur. 

Baca Juga: Pramuka Jatim Dapat Jalur Khusus Masuk Fakultas Kedokteran Unusa

"Sebagai insan Pramuka, mari kita teladani semangat Mahapatih Gajah Mada yang mempersatukan bangsa dari berbagai latar belakang suku, budaya, dan bahasa menjadi satu Nusantara. Maka jangan sampai generasi muda kita tidak mengenal budaya daerahnya," kata Arum, Sabtu (5/7/2025).

Menyinggung program Pramuka Produktif, Arum menjelaskan, bahkan gerakan Pramuka di Jawa Timur memiliki program yang fokus pada pangan dan energi di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan. 

Baca Juga: Uji Kesiapan Tempur, Kavaleri Marinir Gelar Latihan Amfibi di Situbondo

Ia ingin, anggota Pramuka di Jawa Timur memiliki peran dan inovasi dalam pengolahan limbah pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi energi baru terbarukan. Sebab, hal ini juga sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. 

"Saya titip, jangan buang sampah sembarangan. Kontrol para penjual di sekitar sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan, disanalah anak-anak kita belajar. Tugas Gerakan Pramuka adalah menjadi agen terdepan dalam menjaga anak bangsa yang berbudi luhur berlandaskan Pancasila," tegasnya.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

Selain itu, ia juga berpesan agar gerakan Pramuka menjadi motor penggerak gerakan pelestarian alam dan satwa.

"Saya titip dengan keikhlasan Kakak-kakak, sisihkan sebagian harta, lalu belilah burung yang di dalam sangkar, kemudian lepaskanlah burung itu kembali ke alamnya. Karena barang siapa menyayangi apa yang ada di bumi, maka yang di langit akan menyayangi kita," pungkasnya 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.