Minggu, 07 Jun 2026 22:31 WIB

DPRD dan Dishub Jember Tindaklanjuti Tuntutan Ojek Online

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 23 Jun 2025 11:40 WIB
Komisi C DPRD Jember gelar koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan FKJOB. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisi C DPRD Jember gelar koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan FKJOB. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasca demo Ojek Online (Ojol) di Jember 20 Mei 2025 lalu, Komisi C DPRD dan Dinas Perhubungan Jember menindaklanjuti tuntutan mereka.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Jember, Agus Wijaya menyampaikan, pihaknya telah membuat draf kesepakatan dengan Ojol yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jember Online Bersatau (FKJOB).

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Dibuka, Gus Fawait Optimistis Ekonomi Meroket

"Outputnya adalah, harus dibentuk regulasi dasar hukum yang nantinya dikawal Komisi C DPRD Jember, sehingga bisa ditindaklanjuti aplikator dan harus bisa melaksanakan," katanya, Senin (23/6/2025).

"Dengan dasar yang sudah ada, perlu memanggil aplikator serta memberikan keputusan dengan dasar kita," sambungnya.

Menurut Agus, tuntutan Ojol yakni harus memiliki dasar hukum, sehingga tarifnya bisa dinaikkan dengan dasar regulasi. 

"Dasarnya kita, di tingkat daerah tidak keluar dari yang ditetapkan Gubernur Jawa Timur, baik roda dua maupun roda empat," ungkapnya.

"Sehingga nanti bisa dinaikkan beberapa persen saja, dan kompensasinya nanti ada seperti BPJS ataupun lainnya. Tidak terlalu besar yang diminta FKJOB," lanjutnya.

Baca Juga: Tinjau JLS, Bupati Jember Temukan Tambak Udang Tak Berizin

Sedangkan Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo menyampaikan, ada beberapa poin yang dituntut oleh para ojol di Jember, salah satunya kenaikan tarif, kepesertaan BPKS Ketenakerjaan dan sebagainya.

"Ini pertama kali di Indonesia, kalau SK Bupati nanti kita dorong berhasil, ini satu-satunya yang ada di Indonesia dan bisa menjadi rujukan bagi kabupaten lain. Kita didorong Bupati, SK sudah kita buat bersama dan segera ditindak lanjuti bupati," ungkapnya.

Menurut Ardi, tuntutan para ojol bukan hanya dari roda dua melainkan juga roda empat. Namun demikian, regulasi yang rencana akan dibuatnya tidak akan melanggar SK Gubernur.

Baca Juga: Gus Fawait Minta Semua Pihak Kawal Program Revitalisasi Sekolah di Jember

"Saat ini, dengan tarif yang agak murah, jadi terbebani membayar BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga banyak sekali driver yang tidak ikut BPJS Ketenagakerjaan," urainya.

Dari itu, mau tidak mau tuntutan para Ojol harus direalisasikan karena menyangkut keselamatan saat bekerja.

"Kami akan menindaklanjuti ini, Komisi C DPRD Jember dan aplikator harus menindaklanjuti ini. Kalau tidak mau, silahkan. Kita cari aplikator lain yang bisa bekerjasama dengan driver. Ini untuk kepentingan driver," tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.