Sabtu, 06 Jun 2026 17:49 WIB

Tinjau JLS, Bupati Jember Temukan Tambak Udang Tak Berizin

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 26 Mei 2026 15:05 WIB
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat melakukan sidak di kawasan JLS. (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat melakukan sidak di kawasan JLS. (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menemukan sejumlah tambak udang yang diduga beroperasi tanpa izin resmi saat melakukan peninjauan di Jalur Lintas Selatan (JLS), Senin (25/5/2026).

Gus Fawait langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambak di kawasan pesisir. Dalam sidak itu, Gus Fawait mengaku terkejut karena aktivitas tambak udang ilegal ini justru berkembang pesat di sepanjang garis pantai.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi ironi. Pasalnya, kawasan pesisir tersebut masih tergolong sebagai wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, namun terdapat aktivitas ekonomi berskala besar yang tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat sekitar.

“Ini menjadi sebuah ironi. Di satu sisi kawasan ini masuk peta sentra kemiskinan, namun di sisi lain banyak tambak udang ilegal yang beroperasi tanpa kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan akan segera mengambil langkah tegas. Salah satunya dengan membentuk tim gabungan khusus yang melibatkan Satgas Pengentasan Kemiskinan serta tim penataan ruang.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Tim ini nantinya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan tambak udang, tidak hanya di Kecamatan Gumukmas, tetapi juga di seluruh wilayah pesisir selatan Jember, mulai dari Kencong, Puger hingga wilayah timur.

Selain itu, Pemkab Jember juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna menata kembali aktivitas ekonomi di kawasan pesisir. Fawait menegaskan, ke depan seluruh kegiatan usaha di wilayah tersebut harus memiliki legalitas yang jelas dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh aktivitas ekonomi harus legal dan berdampak pada pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Baca Juga: Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan

Kawasan pesisir selatan Jember juga akan dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini tengah dalam tahap finalisasi di tingkat kementerian.

Pemkab Jember juga berencana menggandeng TNI Angkatan Laut untuk memperkuat pengawasan dan menjamin keamanan bagi nelayan serta masyarakat pesisir.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.