Rabu, 22 Jul 2026 05:28 WIB

Tinjau JLS, Bupati Jember Temukan Tambak Udang Tak Berizin

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 26 Mei 2026 15:05 WIB
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat melakukan sidak di kawasan JLS. (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat melakukan sidak di kawasan JLS. (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menemukan sejumlah tambak udang yang diduga beroperasi tanpa izin resmi saat melakukan peninjauan di Jalur Lintas Selatan (JLS), Senin (25/5/2026).

Gus Fawait langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambak di kawasan pesisir. Dalam sidak itu, Gus Fawait mengaku terkejut karena aktivitas tambak udang ilegal ini justru berkembang pesat di sepanjang garis pantai.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi ironi. Pasalnya, kawasan pesisir tersebut masih tergolong sebagai wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, namun terdapat aktivitas ekonomi berskala besar yang tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat sekitar.

“Ini menjadi sebuah ironi. Di satu sisi kawasan ini masuk peta sentra kemiskinan, namun di sisi lain banyak tambak udang ilegal yang beroperasi tanpa kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan akan segera mengambil langkah tegas. Salah satunya dengan membentuk tim gabungan khusus yang melibatkan Satgas Pengentasan Kemiskinan serta tim penataan ruang.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Tim ini nantinya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan tambak udang, tidak hanya di Kecamatan Gumukmas, tetapi juga di seluruh wilayah pesisir selatan Jember, mulai dari Kencong, Puger hingga wilayah timur.

Selain itu, Pemkab Jember juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna menata kembali aktivitas ekonomi di kawasan pesisir. Fawait menegaskan, ke depan seluruh kegiatan usaha di wilayah tersebut harus memiliki legalitas yang jelas dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh aktivitas ekonomi harus legal dan berdampak pada pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Kawasan pesisir selatan Jember juga akan dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini tengah dalam tahap finalisasi di tingkat kementerian.

Pemkab Jember juga berencana menggandeng TNI Angkatan Laut untuk memperkuat pengawasan dan menjamin keamanan bagi nelayan serta masyarakat pesisir.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.